• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Inisiatif Warga Bantaran Sungai Saat Banjir, Perahu Transportasi Sederhana

21 February
04:51 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Akibat tingginya intensitas hujan di Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu malam, 19 Februari hingga Kamis pagi, 20 Februari, beberapa wilayah Jakarta kembali tergenang air hasil luapan Sungai Ciliwung.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 28 Rukun Warga (RW) di 16 kelurahan dan 10 kecamatan se-Jakarta yang mengalami banjir. Demikian dilansir Antara, Kamis (20/2/2020).

Salah satu wilayah yang terdampak cukup besar adalah wilayah Cawang, Jakarta Timur. Tidak heran, karena daerah ini memang sangat dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS). 

Kegiatan warga otomatis lumpuh akibat dikepung genangan setinggi pinggang orang dewasa. Selain Cawang, daerah yang terdampak cukup parah akibat luapan Ciliwung adalah perkampungan bantaran kali di sekitar Pasanggrahan.

BACA JUGA: Diguyur hujan semalam, Bendung Katulampa Siaga 3

Namun tetap saja untuk keluar dari perkampungan mencari bahan makanan atau evakuasi perempuan dan laki-laki lanjut usia (lansia), warga sekitar menggunakan perahu buatan mereka sendiri.

Banjir memang sudah diduga sebelumnya, karena terpantau kenaikan batas air Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, dengan status Siaga 3.

Dalam pemberitaan RRI disebutkan bahwa akibat hujan deras yang mengguyur malam tadi, Bendung Katulampa di Bogor Jawa Barat merilis status waspada.  

"Info disaster early warning system, kepada warga bantaran kali akibat kenaikan #tinggimukaair di Bendung Katulampa, TMA 110 cm/gerimis (waspada/siaga 3) pada hari Kamis, 20 Februari 2020, pukul 05.00 WIB," demikian kata operator BPBD DKI Jakarta seperti diunggah akun Twitter @BPBDJakarta, Kamis (20/2/2020).

Sementara cuaca di Bendung Katulampa kata Aris Basuki peliput kami di daerah ini masih gerimis. Besar kemungkinan tinggi muka air akan bertambah naik dan menimbulkan ancaman banjir bagi warga bantaran sungai di Jakarta.

BACA JUGA: Bendung Katulampa Siaga Tiga, Warga Bantaran Sungai Harus Waspada

BPBD DKI Jakarta juga menulis kronologis kenaikan debit air Pos Pantau Pesanggerahan. Pada pukul 06.00 WIB, tinggi muka air (TMA) 150 cm dalam kondisi normal atau siaga 4, sementara pada pukul 07.00 WIB tinggi muka air menjadi 160 cm pada siaga 3.

BPBD mengimbau sekitar 4,5 jam ke depan air akan sampai di pintu air Cengkareng Drain.

Wilayah yang akan dilalui air di antaranya:
- Cipulir
- Kedoya Utara
- Jelambar
- Jelambar Baru
- Kedoya Selatan
- Tanjung Duren Utara
- Kapuk Muara
- Sukabumi Selatan
- Kebon Jeruk
- Pesanggrahan
- Duri Kepa
- Wijaya Kusuma
- Ulujami
- Kelapa Dua
- Rawa Buaya
- Kembangan Utara
- Kembangan Selatan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00