• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Lakukan Perampokan 8 Kawanan Pemuda Diringkus Polisi.

20 February
16:42 2020
0 Votes (0)

KBRN, Cimahi : Anggota Unit Reskrim Polsek Padalarang berhasil membongkar komplotan pelaku pencurian kekerasan, yang melakukan aksinya di Jalan Raya Batujajar Desa Laksana Mekar Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat, tanggal 9 Pebruari 2020.

"Delapan dan sepuluh anggota kelompok tersebut berhasil diringkus sedang dua tersangka lainnya masih buron. Dalam aksinya, pelaku tidak segan- segan untuk melukai korbannya dengan kapak dan celurit, lalu mengambil barang berharga milik korban," ungkap Kapolsek Padalarang Kompol Supriati.SH kepada wartawan di Mapolres Cimahi Jalan Amir Machmud Cibabat, Kamis(20/2/2020).

Ke-8 pelaku yang berhasil diamankan itu masing-masing Mohammad Febrian 18 tahun, Taufan Adam 19 tahun, Cecep Sefuloh  20 tahun, Ridwan Kurniawa  20 tahun, Aang Maulana 23 tahun, Rohman Wahyu 19 tahun dan Akbar 17 tahun  merupakan warga Cibeber dan Leuwigajah Kota Cimahi serta tersangka Kristian Slater 20 tahun warga Cisarua Bandung Barat.

Aksi gerombolan pemuda yang mengendarai sepeda motor  itu dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

"Mereka menghampiri anak-anak yang lagi nongkrong dipinggir jalan sambil main Hp. Kemudian pelaku  memakai Trogis ( masker penutup wajah)  mengancam kepada korban sambil meminta rokok. Setelah mendapat rokok mereka malah mengacungkan clurit dan menyabet salah satu korban, lalu mereka mengambil 3  hp yang dipegang oleh 3 orang  korban, selanjutnya mereka kabur,"tuturnya.

Akibat kejadian itu kata Kapolsek, korban Yogi Muhammad 23 tahun mengalami luka sabetan clurit dibagian tangan dan perut. Sedang kerugian ketiga pemilik HP. mencapai 8 juta rupiah.

Polisi yang mendapat laporan langsung melakukan penyelidikan dan pengembangan, sehingga dari keterangan para saksi dan korban , polisi  akhirnya berhasil meringkus para tersangka satu persatu.

Dalam penyidikan petugas para pelaku mengakui aksinya namun baru pertama kalinya, sedangkan handphone hasil rampasan mereka jual dengan harga 2 juta rupiah dan hasilnya dibagi rata.

"Dari hasil penyelidikan awal, para tersangka tidak terindikasi dalam keanggotaan kelompok geng motor, namun pihaknya akan terus mendalami para pelaku yang dikategorikan Kelompok Cibeber, karena sebagian besar pelaku adalah warga Cibeber,"ujarnya.

Selain ke-8 tersangka, petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah kapak dan sebilah celurit, 4 unit sepeda motor yang digunakan untuk melakukan aksinya, 2 handphone, dan 8 pasang pakaian tersangka yang digunakan saat kejadian.

Akibat perbuatannya itu, para tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal , 12 tahun penjara.












Rekomendasi Berita
tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00