• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Ketua DPR : RUU Ketahanan Keluarga Terlalu Intervensi

20 February
15:35 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Ketua DPR RI, Puan Maharani menegaskan, Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketahanan Keluarga terlalu mengintervensi urusan rumah tangga warga negara Indonesia. 

Pasalnya ditekankan politisi PDI Perjuangan ini, RUU yang telah masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) tahun 2020 yang diusulkan oleh beberapa anggota dewan itu telah masuk ranah privat seseorang.

"Saya merasa bahwa ini ranah privat rumah tangga yang terlalu dimasuki, terlalu diintervensi," ujar Puan di kepada wartawan di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Dikhawatirkannya RUU itu akan menimbulkan kegaduhan karena adanya penolakan dari berbagai lapisan masyarakat. Maka dari itu, Puan yang juga putri sulung dari Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri tersebut mendesak komisi terkait, dalam hal ini Komisi VIII DPR RI melakukan pengkajian secara mendalam.

"Kita membuka ruang membuka ruang supaya tidak menimbulkan kegaduhan. Saya meminta pihak-pihak terkait yang akan membahas hal tersebut untuk membuat sosialiasi kepada masyarakat. Sehingga tidak menimbulkan salah tangkap, salah persepsi atas pasal-pasal yang akan menimbulkan kegaduhan‎," ujarnya.

‎Perlu diketahui, RUU Ketahanan Keluarga menuai polemik. Sebab berbagai kalangan masyarakat menilai kebaradaan RUU itu justru merupakan upaya negara untuk ikut campur dalam urusan privat atau rumah tangga warganya.

Bagaimana tidak, dalam RUU tersebut diatur tentang, larangan aktivitas seksual seperti bondage/ discipline, dominance/submission, sadism, dan machosism (BDSM), peran istri, istri wajib mengurusi rumah tangga dan kewajiban melapor bagi pelaku lesbian, gay, biseksual, dan transgender atau LGBT.

Sebelumnya, RUU ini diusulkan oleh beberapa anggota DPR. Diantaranya adalah Endang Maria dari Fraksi Partai Golkar, Netty Prasetiyani dan Ledia Hanifa dari Fraksi PKS, Sodik Mudjahid dari Fraksi Partai Gerindra, dan Ali Taher dari Fraksi PAN. (Foto : Antara/ Galih Pradipta)

00:00:00 / 00:00:00