• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

ICW: Temuan Tim Gabungan Kemenkumham Soal Harun Masiku Hanya Ingin Melempar Kesalahan

20 February
13:28 2020

KBRN, Jakarta - Kordinator Divisi Korupsi Politik Indonesia Corruption Watch (ICW), Donal Fariz menyebut hasil temuan tim gabungan Kemenkumham atas keterlambatan data keimigrasian Caleg PDIP, Harun Masiku merupakan cara melempar lempar kesalahan. 


"Bagi saya ini cara melempar-lempar kesalahan," tutur Donal saat dihubungi RRI, Kamis (20/2/2020).


Donal meminta Presiden, Joko Widodo untuk turun langsung melakukan evaluasi terhadap kerja – kerja dari Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly, mengingat persoalan data keimigrasian bukan sekedar soal kasus Harun Masiku saja.


Donal menilai Yasonna telah lalai dalam menjalankan fungsi pengawasan di Kementeriannya sehingga menyebabkan munculnya keterlambatan data imigrasi terhitung tanggal 23 Desember 2019 hingga 10 Januari 2020 lalu.


"Mestinya Presiden evaluasi itu Menteri Hukum dan HAM, apa fungsinya untuk mengevaluasi pekerjaan pekerjaan organ direktorat dibawahnya dia kan gitu," ucap Donal.


Lebih lanjut menurut Donal menyebutkan ada persoalan yang serius ketika data orang masuk ke Indonesia tidak tercatat oleh pihak imigrasi selama itu. Persoalan yang dimaksud soal keamanan dalam negeri.


"Ini bahaya sekali bicara soal keamanan dalam negeri, tidak hanya bicara soal kasus Harun Masiku, jadi menurut saya ini justru akhirnya membuka kotak pandora persoalan di kemenkumham, persoalan ekspose yang disampaikan bahwa ada persoalan serius dari management keimigrasian kita sehingga data - data base orang orang yang datang masuk atau keluar Indonesia kemudian tidak direkam dalam sistem keimigrasian," tutup Donal.


Seperti diketahui, kemarin Tim Gabungan Perlintasan Keimigrasian merilis hasil investigasinya terhadap keterlambatan data imigrasi yang menyebabkan Caleg PDIP, Harun Masiku masih buron. 


Hasil investigasi tersebut menyalahkan kelalaian dari vendor SIMKIM di Bandara Soekarno Hatta sehingga menyebabkan keterlambatan data Imigrasi. 


Tak tanggung-tanggung data keimigrasian ini tidak hanya molor per tanggal 7 Januari 2020 saja tapi sejak 23 Desember 2019 dan baru dilakukan pengecekan per tanggal 10 Januari 2020.

00:00:00 / 00:00:00