• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Kerjasama Global Dalam Menghadapi Virus Corona

19 February
12:29 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Voice of Indonesia menyelenggarakan gelar wicara Diplomatic Forum dengan tema Global Community Cooperation in Facing Epidemic (Kerjasama Global dalam Menghadapi Epidemi) di Auditorium Jusuf Ronodipuro, RRI Jakarta, Rabu 19 Februari 2020.

Kasus wabah COVID-19 atau yang dikenal sebagai Virus Corona, menjadi kasus paling menarik perhatian di awal 2020. Badan Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah mendeklarasikan COVID-19 sebagai kedaruratan Kesehatan Masyarakat.

Direktur Voice of Indonesia (VOI) Agung Susatyo mengatakan, Deklarasi tersebut menunjukan perlunya perhatian dunia terhadap status COVID-19. Terlebih COVID-19 telah berstatus darurat oleh WHO.

"Ini bukan hal kosong. Kita semua perlu memberi perhatian terhadap COVID-19 ini" kata Agung Susatyo dalam acara.

Baca juga : 542 Penumpang Kapal Pesiar Diamond Princess Positif COVID-19

Ia juga menyampaikan bahwa perhatian dunia bukan hanya diperlukan untuk mengantisipasi COVID-19 agar tidak menyebar ke negara masing-masing, namun lebih dari itu bersama-sama turun tangan dalam penanganannya.

"Semakin banyak perhatian yang diberikan, kita berharap, semakin cepat menanganandan penyelesaiannya" tambahnya.

Kerjasama global dalam penanganan COVID-19 dan segala tantangan dunia kesehatan lainnya, menurut Agung akan mempercepat penanganan terhadap korban. Selain itu, kerjasama ini dapat mengantisipasi kemungkinan munculnya wabah dan menghindari terulangnya kerjadian serupa di masa mendatang.

"Riset dan studi untuk antisipasi di masa depan mutlak perlu dilakukan. Kita berharap kerjasama ini dapat dilakukan dibawah arahan dan pengawasan WHO" lanjutnya.

Baca juga : Korban Meninggal Akibat Virus Corona Tembus 2.000 Orang

Hingga hari ini tercatat lebih 2.005 orang meinggal akibat virus ini. Tercatat korban paling banyak meninggal berada Di China sebanyak 2.000 orang meninggal, dan  lima lainnya di Hong Kong, Taiwan, Jepang, Filipina, dan Prancis. Dinas Kesehatan Provinsi Hubei mengatakan lebih dari 132 warga mereka, meninggal akibat virus corona pada Selasa (18/2) kemarin.

Acara Diplomatic Forum ini diisi juga oleh beberapa narasumber, seperti Duta Besar Singapura untuk Indonesia Anil Kumar Nayar, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan Drg Vensya Sitohan, M. Epid, dan Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud) KBRI Beijing, Arianto Surojo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00