• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

KPK Tantang Haris Azhar untuk Bocorkan Lokasi Nurhadi Cs

19 February
10:14 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menantang Direktur Eksekutif Lokataru Foundation Haris Azhar untuk bisa menjelaskan lokasi dari tersangka Nurhadi Cs.

Plt juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan bahwa, KPK berharap Haris Azhar bisa memberikan informasi untuk lokasi mantan sekertaris MA Nurhadi yang saat ini sudah menjadi DPO.

"Tentunya kami berharap Haris Azhar bisa membeberkan secara terbuka, datang lagi ke KPK, sampaikan dimana tempatnya, siapa yg melakukan penjagaan, sehingga tidak jadi polemik, tentunya kalau ada etikad baik, Haris Azhar akan menyampaikan itu," ungkap Ali Fikri di gedung KPK, Rabu (19/2/2020).

Baca juga : Nurhadi Cs Jadi DPO KPK

Sebelumnya Haris Azhar memang sempat mengatakan bahwa mantan sekertaris MA itu berada di apartement mewah yang ada di Jakarta dan mendapatkan pengamanan yang luar biasa.

"Semua orang, dalam artian yang terkait dalam pengungkapan kasus ini, itu tahu bahwa Nurhadi dan menantunya ada di mana, cuma juga mereka dapat proteksi perlindungan yang golden premium protection," kata Haris di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (18/2/2020).

Baca juga : KPK Ingatkan Maqdir Ismail Untuk Infokan Lokasi Nurhadi Cs

Sebelumnya, KPK mengumumkan Nurhadi masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) pada Kamis (13/2/2020).

KPK memasukkan nama Nurhadi ke dalam DPO karena yang bersangkutan lima kali tidak menghadiri pemeriksaan, dengan rincian tiga kali sebagai saksi dan dua panggilan sebagai tersangka.

Selain itu, KPK juga menetapkan DPO untuk dua tersangka lain yakni Rezky Herbiyono selaku menantu Nurhadi dan Direktur Utama PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT), Hiendra Soenjoto.

Nurhadi diduga menerima gratifikasi atas tiga perkara di pengadilan. Ia disebut menerima janji dalam bentuk 9 lembar cek dari PT MIT serta suap dan gratifikasi dengan total Rp 46 miliar.

Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara OTT dalam kasus pengaturan perkara di Mahkamah Agung pada 2016.

Baca juga : KPK Panggil Istri Nurhadi dan HS Sebagai Saksi Kasus Suap di Mahkamah Agung

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00