• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Jelang Pilkada 2020 : KPU Desak Pelantikan Komisioner Pengganti WS, Supaya Kerja Optimal

18 February
18:49 2020

KBRN, Jakarta : Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) awal Januari 2020. Dengan keadaan tersebut, KPU RI berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera melantik pengganti Wahyu Setiawan.

Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik mengharapkan pelantikan pengganti WS bisa segera, supaya hasil kerja seluruh komisioner bisa optimal, terlebih menghadapi Pilkada 2020 ini.

"Kita berharap ya tentu presiden bisa segera melakukan pelantikan terhadap pengganti anggota KPU sehingga kerja kita lebih optimal," kata Evi Novida Ginting Manik di kantor KPU RI, Jakarta (18/02/2020).

Lebih lanjut Evi mengutarakan, bahwa harapan untuk segera dilantiknya pengganti Wahyu Setiawan, didasari keadaan semakin dekatnya waktu pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020.

Dimana menurut Evi, dengan lengkapnya posisi jajaran Komisioner KPU RI, dapat membuat setiap pengambilan keputusan di tingkat komisioner semakin baik lagi secara kolektif dan kolegial.

"Tentu kalau kami lengkap tujuh orang, kan kerja bisa lebih optimal. Karena semua divisi sudah terisi. Apalagi kita akan menghadapi pemilihan kepala daerah, dan tentu dengan pengendalian yang lengkap, pengambilan keputusan kami akan lebih baik," ujarnya.

Untuk sementara ini, tugas WS sebagai Komisioner yang membidangi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat, diemban oleh Wakil Divisi. Akan tetapi, bagi Evi, tetap saja tidak maksimal. Sebab Wakil Divisi juga sebenarnya memiliki tugas sendiri dan sudah diatur sebelumnya seperti itu. Dengan demikian, tetap tidak akan maksimal hasil kerjanya.

"Sekarang kan divisi Pak Wahyu terpaksa diambil alih Wakil Divisi. Sementara Wakil Divisi juga tentu punya tugas dan divisi lain (di bawahnya)," kata Evi.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya Komisi II DPR telah menyepakati I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi sebagai Komisioner KPU pengganti antar waktu (PAW) Wahyu Setiawan, yang sebelumnya telah menyatakan mundur setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penetapan anggota DPR 2019-2024.

"Berdasarkan urutan suara terbanyak pada saat fit and proper test. Nah, yang berada di urutan ke-8 itu I Dewa Raka Sandi, itu yang nanti akan ditetapkan sebagai pengganti Pak Wahyu," kata Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia seusai rapat di Kompleks DPR RI, Jakarta, beberapa hari lalu.

Doli mengungkapkan bahwa Komisi II DPR akan segera mengirimkan surat kepada pimpinan DPR, yang selanjutnya pimpinan DPR akan mengirimkan surat kepada Presiden agar segera dikeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) melalui pelantikan Raka Sandi.

Adapun Wahyu Setiawan resmi mengundurkan diri dari KPU setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penetapan anggota DPR 2019-2024. Dalam kasus tersebut WS diduga menerima suap dari Politisi PDI Perjuangan Harun Masiku yang saat ini juga telah dijadikan tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

00:00:00 / 00:00:00