• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Pemerintah Diberi Kesempatan untuk Perbaiki Salah Ketik RUU Ciptaker

18 February
12:30 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR bakalan memberikan kesempatan bagi pemerintah untuk memperbaiki kesalahan ketik dalam Pasal 170 draf omnibus law Cipta Kerja (Ciptaker). Sekalipun draft itu telah mereka terima dari pemerintah.

Pasalnya menurut dia, dalam pembahasan undang-undang sapu jagat itu, DPR pasti akan melibatkan pemerintah.

"Dalam draf itu kan ada kesalahan ketikan, oleh karena itu. Nanti kita kasih kesempatan memperbaiki," katanya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Namun demikian kata dia, bukan tidak mungkin nantinya DPR lah yang akan melakukan perbaikan atas kesalahan ketik tersebut.

"Atau nanti kita perbaiki disini sebelum kemudian kita bahas lebih lanjut," imbuhnya.

Perlu diketahui, dalam draft omnibus law Ciptaker yang diterima DPR, Pasal 170 menyatakan bahwa hanya dengan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP), pemerintah dapat mengganti undang-undang yang telah digodok bersama DPR tersebut.

Belakangan, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly menyatakan bahwa aturan di Pasal 170 merupakan kesalahan dalam pengetikan. 

Namun demikian, menurut Yasonna, draft tersebut tak perlu lagi direvisi oleh pemerintah. Sebab sesungguhnya, kini draf RUU Ciptaker sudah ada di tangan DPR RI. Makanya ditekankannya kesalahan bisa diselesaikan dalam pembahasan di Senayan.

00:00:00 / 00:00:00