• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Cari Pemuda Terseret Ombak Pantai Nusakambangan, Tim SAR Bermalam di Lokasi

16 February
18:50 2020

KBRN, Cilacap : Seorang pemuda, Rico Priyanto, warga Tambakreja, dikabarkan terseret ombak Pantai Kaliempat, Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, dan belum ditemukan hingga Minggu (16/2/2020) malam.

Sejumlah personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap, terpaksa harus menginap di sekitar pantai guna melanjutkan pemantauan hingga melanjutkan pencarian korban pada Senin (17/2/2020) pagi.

Kepada RRI, Humas Basarnas Cilacap, Saeful mengatakan, pencarian berawal ketika mendapatkan laporan bahwa telah terjadi kecelakaan laut dimana seorang pemuda terseret ombak di Pantai Kaliempat, Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.

Laporan pertama kali disampaikan oleh nelayan, yang melihat terdapat delapan pemuda terbawa ombak Pantai Kaliempat. Namun satu orang pemuda tidak bisa diselamatkan oleh rekan-rekannya. Para pemuda itu kabarnya sedang berwisata di lokasi tersebut sejak Minggu siang.

"Pertama kali kejadian pada Minggu (16/2) pukul 13.00 WIB, korban (Rico) bersama delapan temannya mandi-mandi di pantai tersebut. Dan saat sedang asyik mandi, datang ombak besar menghantam (rombongan) pemuda tersebut, tapi nahas satu orang terseret arus ombak dan tenggelam. Setelah mengetahui rekannya tenggelam, kemudian (yang lain) langsung melaporkan kepada petugas penjaga pantai dan diteruskan ke intansi terkait," kata Saeful di Cilacap.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, diberangkatkan satu tim Basarnas beserta peralatan lengkap seperti Rescue Car, RIB (Rigit Inflatable Boat), Peralatan Water Rescue, GPS, HT, ke lokasi guna koordinasi dan melakukan pencarian di sekitar tempat kejadian.

Karena sudah sore, pencarian dihentikan menjelang maghrib. Dan beberapa personel Basarnas Cilacap memutuskan bermalam di Pantai Kaliempat guna pemantauan untuk kemudian melanjutkan pencarian Senin pagi.

Pencarian di Pantai Nusakambangan awalnya dilakukan menyisir bibir pantai pasir putih menggunakan perahu jukung katir. Selanjutnya tim berjalan kaki masuk ke hutan Nusakambangan untuk tembus ke kawasan pantai lainnya.

Rencana Operasi SAR kembali dilakukan Senin (17/2/2020) Pukul 06.30 WIB, dengan memberangkatkan satu tim lagi. Pencarian akan dilakukan lewat laut menggunakan Rigit Inflatable Boat dan jukung katir

00:00:00 / 00:00:00