• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Akibat Hujan Deras, Belasan Rumah di Tambuo Bukittinggi Terendam Banjir

15 February
19:56 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bukittinggi : Hujan deras yang melanda Bukittinggi, Sabtu (15/2/2020) sore, mengakibatkan belasan rumah di kawasan Parak Tinggi, Tambuo, Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguak Panjang Kota Bukittinggi terendam banjir, dengan tinggi genangan air hampir mencapai satu meter

Derasnya air yang datang secara tiba-tiba itu membuat bagian dapur rumah warga menjadi rusak. Tak hanya itu, sejumlah perlengkapan dapur juga hanyut tersapu banjir, karena rumah semi permanen itu terletak bersebelahan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS).

Keterangan salah seorang warga yang menjadi korban banjir Adam (26), peristiwa itu terjadi setelah hujan reda, atau sekitar pukul 17.00 WIB, saat terjadi hujan, rumah kami tidak kebanjiran, namun setelah hujan reda, malah airnya datang secara tiba-tiba.

"Waktu itu saya sedang menidurkan anak. Mendadak ada warga yang di belakang rumah berteriak ada air besar. Tak lama kemudian, saya lihat air mulai masuk rumah," sebutnya.

Adam menambahkan, semakin lama airnya semakin tinggi hingga hampir setinggi perut, dan kejadian ini merupakan yang terparah sejak tinggal di kawasan Parak Tinggi.

"Banjir sekitar dua atau tiga tahun belakangan ini sudah ada, tapi paling-paling hanya setinggi tumit. Selama 11 tahun saya tinggal di sini, ini banjir yang paling parah. Tak tahu saya kenapa banjir kali ini begitu besar," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua RT 05 Parak Tinggi, Hendri Yanto, mengatakan, ada sekitar 13 rumah yang dihuni 13 KK (Kepala Keluarga) yang terendam banjir.

"Kalau dihitung jiwanya, ada sekitar 75 jiwa dari 13 KK yang terdampak banjir ini. Untuk ketinggian banjir ini, saya perkirakan mencapai 80 sentimeter. Kawasan banjir ini merupakan daerah rendah dan bersebelahan dengan aliran sungai," ulas Hendri Yanto.

Menurut Hendri Yanto, pihaknya masih melihat perkembangan kejadian tersebut. Jika airnya tidak kunjung surut, atau tidak memungkinkan untuk korban banjir tidur di rumahnya masing-masing, maka akan disiapkan tenda di depan ruko (rumah toko) kawasan Tambuo.

"Rencananya, Tagana akan mendirikan tenda-tenda untuk pengungsi di depan ruko kawasan Tambuo, sehingga masyarakat yang menjadi korban banjir dapat memanfaatkannya,” tukas Hendri Yanto.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00