• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Forum Perlemen Muslim Internasional Hasilkan Empat Kesepakatan

15 February
17:09 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Forum International Islamic Forum of Parliamentarins (IIFP) ke-4 atau Perlemen Muslim Internasional yang digelar sejak tanggal 13 Februari lalu berakhir hari ini. Forum ini menghasilkan empat poin penting.

Dalam sambutannya, Ketua IIFP, Dr. Abdul Majid Menasrah mengapresiasi kinerja Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI yang dipimpin oleh Jazuli Juwaini. Tak lupa, pria asal Aljazair itu juga mengaku sangat berterima kasih atas kinerja Jazuli yang juga Wakil Ketua IIFP itu selaku tuan rumah.

"Terima kasih kepada Fraksi PKS atas kepanitian acara yang dinilai berhasil optimal dan kepada Indonesia atas keramahannya dalam menyambut delegasi IIFP dari negara-negara peserta. Semua fasilitasi dan keramahan itu membuat IIFP merasa berada di rumah sendiri," ungkap Abdul Majid di Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Giliran Jazuli yang memberikan sambutan. Kata dia, Fraksi PKS mengucapkan selamat. Diharapkan agar hasil-hasil yang dicapai dapat memperkuat peran IIFP dalam memperkuat kerjasama antaparlemen dan dunia internasional. 

Dia menjelaskan kerja keras Fraksi PKS untuk menjadi tuan rumah yang baik karena IIFP sesungguhnya dicetuskan di Indonesia pada 2007 lalu. Saat itu, deklarasi dihadiri delegasi anggota parlemen dari 28 negara dan diresmikan langsung oleh Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. 

"Sejarah IIFP itu sangat istimewa bagi Indonesia," tekan Jazuli.

Adapun saat ini, lanjut Jazuli, semangatnya adalah para anggota parlemen muslim di seluruh dunia dapat berbagi pandangan dan pengalaman, serta bekerja sama dengan erat dalam menghadirkan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat dunia melalui peran-peran kolektif parlemen. 

Makanya, Fraksi PKS selaku panitia dan tuan rumah punya tanggung jawab moral untuk kembali merevitalisasi peran IIFP sebagai forum yang berkontribusi bagi kemaslahatan dunia. 

"Selama tiga hari penuh anggota parlemen muslim yang hadir bertukar pikiran tentang isu-isu hak asasi manusia dan kemanusiaan universal. Disamping itu kita juga membahas isu-isu demokratisasi, reformasi, pelayanan publik, hingga lingkungan hidup," tandas Jazuli.

Perlu diketahui, ada empat kesepahaman yang dihasilkan dari pertemuan IIFP ke-4 ini. Antara lain adalah IIFP akan terus memperluas keanggotaannya dengan aktif berkomunikasi dan berkirim surat resmi kepada anggota parlemen muslim. Khususnya di negara-negara yang bukan mayoritas muslim seperti Eropa dan Amerika. Hal ini dimaksudkan agar perspektif dan kontribusi IIFP semakin luas dan dirasakan dunia. 

Yang kedua adalah anggota IIFP berkomitmen untuk mempromosikan dan menampilkan wajah Islam yang ramah, bersahabat, dan berkemajuan dalam interaksi dan peran-peran parlemen khususnya sehingga benar-benar mampu mewujudkan Islam yang rahmatan lilalamin. 

Ketiga, melalui peran-peran parlemen, IIFP terus mendorong upaya perdamaian dunia di wilayah-wilayah yang berkonflik serta menunjukkan keberpihakan dan kepedulian atas permasalahan kemanusiaan universal yang menimpa masyarakat dunia terutama kepada masyarakat dan bangsa yang tertindas seperti di Palestina, Rohingya, dan Uighur.  

Keempat, IIFP mendorong agenda perbaikan atau reformasi pemerintahan dan pelayanan publik juga pelestarian lingkungan yang berorientasi pada pemenuhan kesejahteraan dan pencapaian kemajuan peradaban di negara masing-masing dan dunia internasional. Dalam hal ini, anggota IIFP berusaha menjadi yang terdepan (menjadi teladan) dalam mewujudkannya melalui peningkatan profesionalitas dan akuntabilitas kinerja parlemen. (Foto : Dokumentasi Fraksi PKS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00