• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Tanggap Bencana

Bencana Longsor dan Meluapnya Aliran Sungai, 7 Orang Jiwa di 1V Koto Diungsikan

15 February
12:29 2020

KBRN,Bukittinggi; Potensi curah hujan yang cukup tinggi di wilayah kabupaten Agam, semenjak Jumat (14/2) pukul 18.25 Wib, semakin sering dilewati bencana longsor dan aliran sungai meluap di beberapa nagari di kecamatan IV Koto Agam.

Dua wilayah yang terdampak longsor Jumat (14/2) sore itu adalah miliknya rusak Deswar, mantan wali jorong Koto Hilalang dengan 7 orang jiwa penghuninya di Jorong Koto Hilalang, Nagari Balingka, Kecamatan Ampek IV Koto. Demikian disampaikan Koordinator KSB Nagari Balingka Dodu Saputra, saat turun bergoyong Sabtu (1/2) di Balingka. Rusaknya rumah milik Elizarni (31 tahun), suku pili dengan jumlah jiwa 4 orang (pasutri + 2 anak) beralamat Mangkirai Subarang Tigo Jorong Nagari Koto Gadang, kecamatan IV Koto saat hujan terus Jumat (14/2) pukul 20.00 Wib.

Sementara dibeberapa aliran sungai Batang Sianok udara tampak keruh dan meluap, begitu juga beberapa jalan utama meluap ke jalan dan juga masuknya udara di beberapa rumah dipinggir jalan utama simpang Malalak sampai ke Batu Tagak Balingka.

Upaya yang dilakukan pihak BPBD Kabupaten Agam langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Kecamatan, Nagari dan KSB Balingka untuk melakukan pendataan dan penanganan segera. Saat ini bersamaam tim KSB bersama warga masyarakat langsung menuju lokasi dan mengevakuasi serta mengonversi 2 Kk yang rusak untuk rumah diungsikan ke rumah keluarga terdekat untuk dilanggar longulan susulan, kata Danramil IV Koto Army Nasution didampingi Aljumpati Agus yang sedang bersama-sama ditempat lain dititik rawan.

Tampak beberapa orang melakukan pemasangan dan mengatisipasi sementara agar udara tidak masuk ke rumah, serta membuka tanggul udara yang terhalang masuk kembali ke dalam aliran yang tersumbat.

Selanjutnya koordinator KSB Dodi bersama anggota dan masyarakat akan dilakukan lebih lanjut Sabtu (15/2) besar terhadap rumah yang posisibya tergantung tebing dan dikhawatirkan longsor susulan Sementara di Jorong Cacang Randah akubat hujan angin kencang juga dapat digunakan tumbang di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara. Pada hari Sabtu Sabtu (15/2) pukul 03.00 wib. dinihari.

Akibat yang ditimbulkan material pohon tumbang melibatkan ruas jalan Cacang Randah-Pasia Tiku, sehingga jalan tidak bisa dilewati kendaraan Saat menerima laporan warga masyarakat, pihak BPBD Agam segera berkoordinasi dan segera turun lapangan melakukan pendudukan dan mengelola bersama pihak Kecamatan Tanjung Mutiara, Nagari, Unsec FKSB, Pekat IB DPK Tanjung Mutiara, Karang Taruna dan masyarakat dengan sistem gotong royong, sampai selesai dan jalan yang terhalang sudah bisa dewati. Demikian ditambahkan Kabid Syafrizal. (JM/RRi BKT)

00:00:00 / 00:00:00