• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

BPS Targetkan 51 Persen Warga Baubau Terdata di Sensus Online

14 February
20:56 2020
0 Votes (0)

KBRN, Baubau : Sensus Penduduk (SP) 2020 sudah di depan mata. Pelaksanaanya pun akan dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, dimulai pada 15 Februari-31 Maret 2020.

Pada SP kali ini BPS akan melakukan pendataan dengan cara atau kombinasi yakni secara online  dan konfensional (pintu ke pintu).

Kepala BPS Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) Sudirman K saat rakor SP 2020 bersama Pemkot Baubau dan sejumlah instansi terkait menyebutkan diawal SP ini, pendataan akan dilakukan secara online, dan masyarakat yang dapat mengases internet sudah bisa melakukan pendataan secara mandiri mulai pukul 00.00 dini hari melalui laman sensus.bps.go.id.

Sebelum mengisi sejumlah data pribadi tiap orang wajib mengisi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga, kemudian mengikuti tahap sejanjutnya.  

Sudirman mengatakan pada sensus online tahap awal ini ditargetkan 51 persen masyarakat Kota Baubau sudah mampu melakukan sensus secara mandiri.

“Bapak dan Ibu yang sering meninggalkan rumah sehingga susah ditemui petugas sensus dan bisa menyebabkan data penduduk kita menjadi bias, kalau Bapak dan Ibu lebih peduli, bisa ikut mengisi data secara mandiri,” jelas Sudirman, Jumat (14/2/2020).

Sementara itu Sekda Kota Baubau, Dr Roni Muhtar yang juga di daulat sebagai pemateri, memaparkan pentingnya data kedudukan dalam pengambilan kebijakan pemerintah.

Dibidang pertanian misalnya, pemerintah harus mengetahui berapa besar jumlah penduduk Kota Baubau yang sesungguhnya (defacto dan dejure), sehingga kebutuhan dan ketersediaan pangan menjadi perhatian  serius pemerintah. Termasuk di sektor lain yang sangat berkaitan erat dengan jumlah penduduk.

“Semoga dengan hasil sensus penduduk tahun ini kita memiliki pijakan yang kuat untuk merancang masa depan kota Baubau beberapa tahun yang akan datang,” imbuhnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Baubau, Arif Basari mengaku mendukung penuh pelaksanaan SP 2020 ini.

“Data kependudukan untuk urusan BPS sudah diserahkan oleh Dirjen Dukcapil kepada BPS Pusat, untuk turunan ke Propinsi dan Kabupaten/Kota, kita hanya mendukung prosesnya, asal tidak masuk ke areal data pribadi,” tambahnya.

Dalam rakor tersebut seluruh elemen yang hadir menyatakan sikap dan berkomitmen untuk turut menyukseskan SP 2020. 

Diketahui selama ini terjadi selisih data jumlah penduduk Kota Baubau antara Dukcapil dan BPS. Dengan adanya SP diharapkan akan melahirkan persamaan data atau yang disebut dengan satu data indonesia.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00