• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Sertifikasi 10 Ribu Khatib Dimulai Tahun Ini

14 February
20:26 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pembangunan umat menjadi salah satu fokus pemerintah dalam mewujudkan SDM unggul. Peranan banyak pihak terkait memiliki peran besar, untuk menentukan tercapainya target itu. Salah satunya adalah para khatib.

Guna meningkatkan komitmen dan kompetensi seorang khatib, akan diwujudkan dengan adanya sertifikasi yang dilakukan dibawah Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia.

Ketua Umum Majelis Pimpinan Pusat Ikatan Khatib Dewan Masjid Indonesia (MPP IK-DMI), Hamdan Rasyid, mengatakan, sertifikasi akan dimulai pada 2020 dengan menargetkan sebanyak 10 ribu khatib.

“Paling tidak kita mengadakan sertifikasi khatib tahun 2020 10 ribu. Minimal 2 – 5 kedepan sampai 2025, kita bisa mensertifikasi memadai sampai 300 ribu,” ujar Hamdan Rasyid, ketika menghadiri Rapat Kerja Nasional dan Halaqah IK-DMI, Jumat (14/2/2020), di Istana Wapres, Jakarta.

Hamdan menambahkan, dalam proses sertifikasi para khatib akan diakomodir di bawah Akademi Khatib Indonesia (AKHI), dengan turut melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk pemberian materi.

“Nanti materi-materinya diantaranya BNPT, ya agar tidak ada lagi pertentangan antara Islam dan Pancasila. Tentu tidak ada lagi pertanyaan masalah kenapa dan sebagainya,” imbuh Hamdan.

Hamdan menjelaskan penting pula bagi para khatib memiliki kepedulian, untuk turut mendukung pertumbuhan ekonomi Syariah yang menjadi fokus pemerintah saat ini.

“Bagaimana masyarakat semakin akrab terhadap ekonomi Syariah. Sehingga, membawa kemaslahatan maupun manfaat dari ekonomi Syariah. Kita ingin meningkatkan ekonomi kreatif dengan mengadakanl koperasi,” tambahnya.

Menurut Hamdan, keberadaan khatib dengan menyebatkan Islam yang penuh kasih-sayang, akan turut membawa manfaat bagi bangsa.

“Ke depan inikan kita ini membawa kemaslahatan bagi bangsa, antara Pancasila dan Islam. Juga, membawa manfaat bagi kita semua. Semoga Allah merahmati,” tutupnya.

(Foto:Dok,Setwapres)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00