• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Koperasi Sistem Tanggung Renteng Dapat Apresiasi Tokoh Koperasi Dunia

14 February
19:17 2020
0 Votes (0)

KBRN, Malang : Salah satu kunci sukses dalam menjalankan koperasi adalah menerapkan nilai-nilai sejati koperasi yang mana sudah ditanamkan dan terbukti mampu mensejahterakan anggotanya. 

Hal itu disampaikan Robby Tulus, tokoh Koperasi Dunia saat melakukan kunjungan ke Koperasi Setia Budi Wanita (SBW), Kota Malang, Jumat (14/02/2020).

Didampingi Ketua SBW Sri Untari, Robby sangat terkesan dan mengapresiasi apa yang sudah dijalankan oleh koperasi SBW dengan sistem tanggung renteng yang ditanamkannya sejak awal oleh pendirinya dan mampu dikembangkan dengan baik dan tetap terjaga.

"Di sini tidak hanya simpan pinjam, tapi multi servis tapi ada usaha lain seperti toko dengan berbagai kebutuhan melayani kebutuhan anggota," papar Robby.

Regenerasi pimpinan, lanjutnya, dinilai juga memegang peranan yang tak kalah penting, dan regenerasi ternyata sudah berjalan pula dengan baik. 

"Sehingga anggota semakin percaya dan SBW menjadi tetap kuat dan solid sebagai lembaga,” tuturnya.

Terkait apakah keberhasilan SBW ini akan dijadikan program nasional untuk percontohan, ia sangat berharap mampu diterapkan namun harus berhati-hati jangan terlalu cepat semua dinasionalisasi tapi semua harus tumbuh secara natural dan realistis.

"Itu akhirnya akan membuktikan pada orang lain untuk mau meniru hal yang sama. Kalau orang (berinisiatif) meniru hal yang sama akan berhasil. Tapi jika dipaksakan dari atas (pemerintah) kadang tidak efektif," imbuhnya.

Sementara itu Ketua Umum Koperasi SBW Sri Untari Bisowarno menambahkan, pondasi yang sudah ditanam kuat dengan sistem tanggung renteng tidak ditinggalkan namun demikian terus di-upgrade sesuai dengan perkembangan yang ada saat ini.

"Bimbingan, pembinaan anggota, lalu penghargaan pada anggota juga anak anggota kami lakukan rutin. Ini semua dari dan untuk anggota,” tegasnya.

Untari menambahkan, tujuan koperasi adalah mewujudkan peningkatan kesejahteraan anggota, karena berkoperasi tidak hanya 'memutar' uang, akan tetapi bagaimana mensejahterakan anggotanya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00