• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Tahun Depan, DPRD Provinsi Bengkulu Minta Prioritaskan Pembangunan di Enggano

14 February
19:15 2020
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Pada tahun anggaran 2021 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu agar dapat memprioritaskan pembangunan, terutama infrastruktur untuk Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi mengaku, tidak bisa dopungkiri, alokasi anggaran untuk pembangunan di Pulau Enggano selama ini masih sangat minim. Mengingat jika pun ada pada beberapa tahun anggaran sebelumnya, justru malah tidak terealisasi, dengan dibuktikan dulu sempat ada anggaran sebesar Rp.42 Miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), tidak terlaksana.

“Pada saat lelang, sudah ada pemenangnya. Tapi apa sebabnya, alokasi anggaran tersebut malah tidak terealisasi,” kata Sumardi.

Dikatakan, belum disiapkan anggaran untuk pembangunan di salah satu pulau terluar dalam wilayah NKRI dan masuk dalam wilayah Provinsi Bengkulu ini, karena anggaran banyak tersedot untuk Pilkada dan pembayaran utang.

“Dengan kondisi anggaran yang minim itu, kemungkinan pengalokasian anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Enggano baru tahun depan bisa dilakukan. Kita akan perjuangkan bersama Anggota DPRD Provinsi, terutama dari Dapil Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah," tegas politisi Golkar ini, Jumat, (14/2/2020).

Lebih lanjut ditambahkan, bukan saja pembangunan infrastruktur untuk Enggano diprioritaskan, sebetulnya sudah dimulai oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RIpada tahun ini, yakni perbaikan pelabuhan laut yang rusak.

"Tahun ini pembangunan di Enggano itu berupa perbaikan pelabuhan. Diharapkan bisa terealisasi, sehingga keberadana  pelabuhan laut yang rusak di Enggano, bisa berfungsi secara maksimal lagi. Mengingat saat ini akibat kerusakan itu kapal tidak bisa bersandar di dermaga pelabuhan Kahyapu," tukas Sumardi.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00