• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Irwandi Yusuf Dieksekusi KPK ke Lapas Sukamiskin

14 February
15:12 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeksekusi mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, yang sudah menjadi terpidana dalam perkara suap proyek yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2018. Irwandi dieksekusi oleh Jaksa KPK ke Lapas Sukamiskin pada hari ini.

Plt jubir KPK mangatakan, Mahkamah Agung telah menolak kasasi dari Irwandi Yusuf.

"Jaksa Eksekusi KPK pada hari  ini Jumat tanggal 14 Februari 2020, telah melaksanakan putusan Mahkamah Agung untuk terpidana Irwandi Yusuf, (Gubernur Provinsi Aceh periode 2007–2012 dan 2017 sampai 2018)  di Lapas Sukamiskin Bandung," ujar Plt Juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/2/2020).

Sebelumnya, Mahkamah Agung telah menolak permohonan kasasi dari Irwandi. Hal itu tertuang dalam Putusan MA  Nomor : 444K/Pid.Sus/2020 tanggal 13 Februari 2020.

Dalam putusan itu terdapat pokok lainnya, yakni memperbaiki putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 24/Pid.Sus-TPK/2019/PT.DKI tanggal 8 Agustus 2019 yang mengubah putusan pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor : 97/Pid.Sus/2018/PN.Jkt.Pst tanggal 8 April 2019.

Dalam putusan itu, Irwandi dijatuhkan pidana penjara selama 7 (tujuh) tahun dan denda sebesar Rp300.000.000,00 (tiga ratus juta rupiah)  dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 3 (tiga) bulan.

Lalu menjatuhkan pidana tambahan kepada Terdakwa berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 (lima) tahun sejak Terdakwa selesai menjalani pidana. Dan membebankan kepadaTerdakwa untuk membayar biaya perkara pada tingkat kasasi sebesar Rp.2500.

Sebelumnya, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada 8 April 2019 yang menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara ditambah denda Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan.

Lalu Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat vonis Irwandi menjadi delapan tahun penjara ditambah denda sebesar Rp300 juta subsider tiga bulan kurungan karena terbukti menerima suap sebesar Rp 1,05 miliar dan gratifikasi sejumlah Rp 8,717 miliar.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00