• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Ini Sosok Pelatih Kiper Persiraja, Pernah Tangani Timnas di SEA Games

13 February
14:32 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Eddy Harto dipercaya oleh manajemen club Persiraja Banda Aceh sebagai pelatih kiper menghadapi liga 1 Indonesia musim 2020. Pria asal Sumatera Utara itu kini telah dikontrak oleh manajemen klub untuk melatih penjaga mistar gawang lantak laju.

Media Offircer Persiraja Banda Aceh Ariful Usman saat dikonfirmasi RRI mengatakan kini status Eddy Harto telah dikontrak oleh Persiraja Banda Aceh.

“Sudah kontrak beberapa hari lalu,” kata Ariful di Banda Aceh, Kamis (13/2/2020).

Menurut penelusuran RRI, Eddy Harto pernah menjadi pelatih kipper Timnas Indonesia di SEA Games. Selain itu, pria ini juga pernah melatih di club Sriwijaya FC dan Bali United di tim akademi (pro elite academy).  

Saat ditanya bagaimana kesan menjadi pelatih club satu-satunya yang lolos Liga 1 di Pulau Sumatera itu, Eddy mengaku terkesan.

“Ini baru pertama kali saya melatih di Provinsi Aceh,” kata Eddy.

Dia juga mengaku terkesan dengan keramahtamahan masyarakat Aceh, apalagi kulinernya dan kopi Aceh.

“Kalau kesan saya di luar lapangan, pertama saya rasain kopi enak, masyarakat di sini (Aceh) ramah-ramah, antusiasnya besar,” ungkap Eddy.

Lalu bagaimana strategi Eddy melatih kiper tim promosi Liga 1 agar bisa bersaing dengan klub papan atas lainya?

Menurut Eddy, idealnya kiper yang harus dimiliki klub Liga 1 berjumlah empat orang dari total kuota pemain 33 orang.

“Menurut saya idealnya kiper tiga, satu magang,” katanya.

Namun Dia berpendapat, untuk waktu sekarang mencari kiper yang berkualitas sudah sulit seiring musim Liga 1 akan bergulir pada 29 Februari 2020 mendatang.

“Saya kalau melihat waktu yang sekarang adalah waktu yang sudah mepet. Mau cari (kiper) yang bagus susah. Kalau mau lihat yang bagus agak susah. Justru kelabakan sekarang tinggal sisa-sisa,” ungkapnya.

Namun Persiraja Banda Aceh kini telah memiliki kiper sesuai dengan keinginan club.

“Namun secara umum kebutuhan kiper itu tiga, kita siapkan juga satu untuk magang bagi yang muda muda. Kiper yang ada menurut saya sudah bagus, tinggal kita perkuat lagi mental bagaimana nanti cara bertahan dalam kondisi tekanan, dan bagaimana memposisikan diri di saat menyerang, ini yang terus kita perkuat,” bebernya.

Bagi Eddy, melatih bersama anak-anak Persiraja bukanlah hal asing, perlahan dia sudah mampu menyesuaikan diri.

“Kalau sama pemain ya kita dari tahun 80 sudah jadi pemain bola, jadi tidak asing lagi. Kadang kita juga berusaha menyesuaikan diri ke mereka, ada juga saatnya mereka menyesuaikan diri. Jadi kita saling sharing,” pungkas Eddy.

(Foto : Eko DS)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00