• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Bawaslu Solo Gandeng Guru PPKN dalam Pengawasan Partisipatif

13 February
00:05 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surakarta : Sekitar 100 guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan ( PPKN ) SMA/SMK dilibatkan dalam pengawasan Pilkada. Mereka mendapatkan sosialiasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surakarta tentang pengawasan partisipatif, Rabu (12/2/2020).

Ini merupakan upaya yang dilakukan Bawaslu yang sekarang sedang berkonsentrasi sosialisasi kepada kelompok yang memiliki jaringan dan mampu memberikan multiply effect," Kat 68a Komisioner Bawaslu Kota Surakarta Agus Sulistyo disela sosialisasi  di Hotel KSPH.

Dia mengatakan, guru memiliki peran strategis untuk menginternalisasikan nilai-nilai pengawasan partisipatif melalui kurikulum. Sedangkan mata pelajaran yang seiring dengan kepemiluan adalah PPKN.

“Kami pandang strategis karena materi kepemiluan beriringan dengan materi PPKN.  Dan nilai-nilai kepemiluan dapat diinternalisasi pada materi pelajaran mereka. Jadi guru dapat menyampaikan ke anak didik. Itu hanya sasaran," jelas Agus.

Menurut Agus Sulistyo, guru PPKN sasaran yang sesunguhnya untuk membangun penyadaran kepada siswa. Terlebih sebagai pemilih pemula untuk ikut serta dalam pengawasan partisipatif. 

"Teknis pengawasan partisipatif tersebut sebenarnya bisa dilakukan secara sederhana," sambungnya.

Sejak tahap awal Pilkada diharapkan guru maupun siswa lebih peduli. Mereka dapat memberikan masukan atau laporan kepada pengawas jika ada indikasi pelanggaran. Misalkan tahu pelanggaran Alat Peraga Kampanye (APK ) kemudian difoto dan dikirim melalui WA atau media sosial.

“Lebih dari itu kami ingin membangun kesadaran guru-guru  
dan murid untuk berpartisiapsi dalam pengawasan partisipatif. Makanya sekarang kita pilih strategi sosialiaasi yang berjejaring dulu melalui guru PPKN. Kita harapkan nanti ada multi player effect,” tandas Agus Sulistyo.

Sosialisasi pengawasan partisipatif ini menghadirkan 2 nara sumber, yakni Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran ( MGMP) PPKN Kota Surakarta Sri Hastuti Lestyawati. Dia menyampaikan materi metode pembelajaran. 

Sementara itu, Dosen UNTAG Semarang yang sekarang anggota KPID Jawa Tengah  Edi Pranoto menjelaskan  tentang netralitas ASN.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00