• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Inspeksi Kesiapan Palembang untuk FIFA World Cup U 20, Ini Catatan PSSI

11 February
17:51 2020
0 Votes (0)

KBRN, Palembang : Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochammad Iriawan, melakukan inpeksi ke Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (11/2/2020). Kedatangan Iwan Bule bersama Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, ini untuk meninjau kesiapan Stadion GSJ sebagai salah satu dari 11 nominasi tempat penyelenggara Piala Dunia U 20 2021.

Dalam kunjungannya, pri yang akrab disapa Iwan Bule ini mendengarkan paparan dari masing-masing penanggungjawab bidang venue, keamanan, kesehatan, akomodasi dan transportasi. Iwan pun mengecek langsung sarana dan fasilitas stadion seperti kondisi rumput lapangan, ruang VVIP, ruang ganti, press room dan beberapa stadion pendukung.

Iwan mengatakan, Stadion GSJ memang sudah cukup dikenal dengan sederet event nasional dan internasional yang pernah diselenggarakan, namun PSSI melakukan penilaian secara keseluruhan untuk menilai kesiapan dan kelayakan tuan rumah. Dari hasil peninjauannya, Iwan memberikan catatan perlunya pembenahan untuk stadion pendukung.

“Kami juga akan lihat lima stadion pendukung, dari catatan tim teknis kami ada empat stadion pendukung disekitar Jakabaring, masing-masing di venue panahan, venue atletik 1, venue atletik 2 dan baseball. Satu stadion pendukung lainnya di Stadion Bumi Sriwijaya. Seperti di atletik itu ukurannya kurang jadi harus dibuat ukuran standar,” ujar Iwan disela inspeksi.

Terkait peluang Sumatera Selatan sebagai tuan rumah FIFA World Cup U20 2021, Iwan mengaku optimis. Hal itu dilihat dari pengalaman dalam penyelenggaraan event kelas internasional. Menurutnya, dukungan dari Pemerintah Daerah juga akan menjadi nilai tambah dalam penentuan tuan rumah ajang sepakbola kelas dunia.

“Secara pengalaman Sumsel sudah sering melakukan kegiatan yang bersifat internasional, itu salah satu catatan kami dan yang tidak kalah penting kepala daerahnya betul-betul atensi terhadap kegiatan FIFA World Cup U 20 20201,” tegas Iwan.

Diakui Iwan, peluang Sumsel untuk menjadi tuan rumah masih cukup terbuka  mengingat adanya tambahan dari FIFA terkait jumlah venue yang akan digunakan.

"Tadinya hanya ada 4 venue, namun kami bernegosiasi dapat 6. Ada kans dari 11 daerah merebut 6 peluang. Maunya kita agar banyak kota jadi venue. Namun kita akan melihat mana (venue) yang siap saja. Nanti Maret kita akan lihat kembali kesiapan di daerah," terang dia.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru memastikan pihaknya siap untuk menjadi tuan rumah. Kesiapan itu terbukti dengan upaya Pemprov Sumsel dalam perbaikan venue-venue yang akan digunakan untuk mendukung even tersebut.

"Kita siap baik untuk venue, pengamanan, akomodasi, medis, dan sebagainya. Kita akan perbaiki venue yang masih dinilai kurang. Untuk itu, anggarannya akan kita siapkan," ucapnya.

Menurut Herman Deru, Sumsel sudah selayaknya jadi tuan rumah mengingat nama baik JSC yang kerap mengadakan even-even kelas nasional ataupun internasional.

"Yang tidak bisa ditiru daerah lain adalah pengalamannya. Sumsel banyak sudah menggelar even nasional dan internasional. Untuk mendapatkan pengapaman seperti Sumsel, tidak bisa. Kami butuh kepercayaan FIFA agar Sumsel jadi nominasi yang paling mumgkin," pungkasnya.(Foto:Antara).

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00