• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Andre Rosiade Diduga Jebak PSK, JARAK: Masak Anggota Dewan Urusi PSK?

11 February
15:19 2020

KBRN, Jakarta : Kasus dugaan skenario penjebakan terhadap seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) yang dilakukan Anggota Komisi VI Fraksi Partai Gerindra pada 26 Januari 2020 lalu berbuntut panjang. Salah satu lembaga swadaya masyarakat, Jaringan Aktivis (Jarak) Indonesia mendatangi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), guna mengadukan Anggota DPR RI Andre Rosiade.

Ketua DPP Jarak  Indonesia Donny Manurung mendesak Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk memproses laporan ini. 

"MKD juga bisa memanggil Polda Sumbar untuk meminta keterangan terkait keterlibatan Andre disitu. Ada beberapa pasal yang di langgar, kami sudah buat laporannya, tinggal kita tunggu saja kajian dari MKD," kata  Donny di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (11/02/2020). 

Menurut Donny pihaknya  sudah buat laporannya terkait kasus ini dan pihaknya menunggu kajian dari MKD. Donny berharap kasus ini  bisa segera disidangkan.

"Kasus ini harus segera disidangkan karena ini sudah membuat kegaduhan di masyarakat.

Apakah seorang Anggota Dewan layak mengurusi PSK? Itu tugas Pol PP. Jangan main hakim sendiri dengan membuat skema penjebakan. Dalam hukum tidak dikenal penjebakan," tegasnya. 

Donny menunggu penyelidikan yang dilakukan  MKD. Bahkan, menurutnya MKD menjanjikan akan mengontak pihaknya kembali. Ia kembali berharap MKD memproses masalah ini. Jika tidak maka akan menjadi preseden buruk ke depannya. 

"Harapan kami Andre Rosiade bisa segera dipecat dari Anggota DPR. Gerindra harus bersikap tegas dan harus mengikuti proses yang dilakukan oleh MKD," tandasnya.

Terkait kasus ini, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPP Gerindra  telah mempertimbangkan, tidak akan mencalonkan Andre pada kontestasi pemilihan  kepala daerah Sumatera Barat. Meskipun kata Dasco, partainya  tidak memiliki rencana mengusung Andre. 

“Tetapi dengan pertimbangan yang ada saat ini, sudah kami sampaikan bahwa Gerindra, mempertimbangkan untuk tidak memajukan Andre sebagai calon Gubernur Sumatera Barat,” tegas Dasco di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Selasa (11/02/2020). 

Diketahui, Majelis Kehormatan DPP Gerindra, Selasa (11/02/2020) memanggil Andre, guna mengklarifikasi dugaan perbuatannya. Setidaknya ada 14 kader yang akan memeriksa anggota dewan itu. 

00:00:00 / 00:00:00