• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Makna Mendalam Lontong Cap Go Meh dan Kue Keranjang Bulan

11 February
09:48 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Perayaan Cap Go Meh merupakan penutup dari rangkaian Tahun Baru Imlek. Cap Go Meh adalah saat rembulan yang pertama muncul di tahun baru.

Biasanya dalam perayaan Cap Go Meh, warga Tionghoa menyediakan makanan seperti kue keranjang bulan. 

"Kue keranjang itu maknanya harapan agar hubungan kekeluargaan makin lekat, makin rukun harmonis seperti kue yang bulat dari ketan seperti bulan," kata Tokoh Agama Konghucu, Uung Sendana L. Linggaraja kepada rri.co.id, Selasa (11/02/2020).

Selain itu, dalam perayaan Cap Go Meh selalu dihidangkan lontong Cap Go Meh. Lalu apa maknanya?

"Lontong Cap Go Meh makanan khas indonesia, menunjukkan akulturasi budaya. Ini simbol bahwa manusia harus dapat menyesuaikan diri dan hidup harmonis dengan masyarakat sekitar di manapun dia hidup. Keanekaragaman pada hakikatnya bila 'dimasak' dengan baik akan menimbulkan cita rasa yang nikmat. Begitu pula kehidupan kita," terangnya.

Uung berharap dengan momentum Cap Go Meh yang telah berakhir, menjadi awal baru, semangat baru, untuk kembali bekerja/berkarya bagi umat Konghucu untuk menjalankan kehidupan sesuai alur sebagai manusia. 

"Menurut keadaan alam, pada saat Cap Go Meh, di negeri yang sekarang kita kenal sebagai Tiongkok, es telah benar-benar mencair sehingga para petani telah dapat mulai menanam," pungkasnya. (Foto: instagram/ welina_thamrin)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00