• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Inggris Tetapkan Coronavirus Sebagai Ancaman Masyarakat

11 February
07:15 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Pemerintah Inggris menetapkan virus corona yang berasal China sebagai ancaman terhadap kesehatan masyarakat. Kementerian Kesehatan dan Sosial Inggris memutuskan akan memaksa orang yang positif terjangkit virus ini untuk dikarantina dan akan dikenakan jalur hukum jika menolaknya.

"Penularan virus corona membuat hal itu menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat, dan tindakan yang diambil oleh pemerintah dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus meluas," demikian isi pernyataan pers Kementerian Kesehatan dan Sosial Inggris, seperti dilansir Associated Press, Senin (10/2).


Baca juga : Usai Ular dan Kelelawar, Kini Trenggiling Tersangka Penyebar Novel Coronavirus


Dikutip dari CNN, Sampai saat ini dilaporkan ada lima warga Inggris yang terjangkit virus corona. Salah satunya adalah seorang anak berusia sembilan tahun yang diduga tertular saat berlibur di Kota Contamines-Montjoie, Prancis.

Singapura dan Prancis saat ini disebut sedang mencoba mencari orang-orang yang kemungkinan berdekatan dengan warga negara Inggris yang terinfeksi tersebut. Ada informasi jika warga Inggris yang terkena virus dan diduga sebagai sumber penyebaran,  menghadiri suatu acara di Singapura dan menginap di hotel bersama 94 orang asing. Sumber penyebaran yang lain diketahui telah terdeteksi di Malaysia dan Korea Selatan, keduanya mendatangi acara yang sama.

Pemerintah Inggris menjamin bisa mengendalikan penularan virus corona dengan mengklaim lembaga kesehatan mereka siap menghadapi virus ini. Inggris menyebut sudah menyiagakan dua rumah sakit untuk melakukan karantina terhadap para pengidap virus corona.

"Prosedur pengendalian infeksi kami adalah yang terbaik di dunia dan Badan Kesehatan Nasional (NHS) sudah siap untuk menghadapi virus corona," lanjut pernyataan tersebut.

Data terbaru dari Coronavirus 2019-nCoV Global Cases by Johns Hopkins CSSE, diketahui jika 42,763 terkonfirmasi terkena Virus ini, dan 1.013 orang dinyatakan meninggal. Paling banyak orang meninggal berada di daerah Hubei China yang diduga daerah awal yang menjadi penyebaran virus ini. Virus ini juga diduga telah menyebar ke 29 negara baik Eropa, Timur Tengah, Hingga Asia.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00