• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Mahasiwa Aceh di Wuhan Khawatir Minum Air Keran

29 January
22:59 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Kondisi 12 Mahasiswa Aceh di Kota Wuhan, hingga Rabu (29/01/2020) masih terisolasi dan terkurung di Asrama Central China Normal University. Salah satunya Fadil, asal Gampong Baro, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, yang sedang kuliah program Doktoral Psikologi Pendidikan di Kampus yang terletak di Kota Wuhan, yakni kota terbesar ketiga setelah Beijing dan Shanghai.

Kepada RRI, Fadil menceritakan, sampai saat ini stok persediaan bahan makanan di asrama masih tersedia dan cukup hingga beberapa hari ke depan. Hanya saja, yang menjadi sedikit persoalan adalah ketersediaan air minum, karena Pemerintah China sejak mewabahnya Virus Corona mematikan ini melarang konsumsi air bersih siap minum langsung dari keran rumahan. 

"Biasanya memang kita minum air putih langsung dari keran karena air bersihnya bisa langsung minum. Namun, sejak mewabahnya Virus Corona sudah dilarang, khawatir menularkan virus. Jadi, kita terpaksa minum air dari kemasan atau air mineral kemasan botol," cerita Fadil kepada RRI. 

Sejauh ini, kondisi kesehatan dirinya bersama teman-temannya yang lain masih baik dan sehat. Tetapi, keadaan Kota Wuhan memang belum terkendali. Banyak orang masih belum berani beraktivitas di luar rumah sehingga banyak pusat perbelanjaan tutup dan jalanan di Kota masih sepi. 

(Ket. Foto: suasana Kota Wuhan yang masih sepi dari Aktivitas. Foto ini dikirimkan Fadil, mahasiswa Aceh asal Aceh Utara di kota tersebut) 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00