• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

14 Nelayan Asing Asal Iran yang Terdampar di Aceh Tidak Diizinkan Merapat ke Daratan

29 January
20:22 2020
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Sebuah kapal yang mengangkut 14 nelayan asal Negera Iran terdampar ke wilayah perairan Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Aceh pada Selasa (27/1/2020) lalu. Kini para nelayan asing itu masih berada di atas kapal dan tidak diizinkan merapat ke daratan.

Menyikapi peristiwa ini, Pemerintah Iran melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia meminta bantuan kepada Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk memberikan pertolongan kepada 14 nelayan asal Iran yang terdampar di Samudera Hindia, tepatnya sekitar 18 mil dari wilayah perairan Meulaboh, Aceh Barat.

Hal tersebut disampaikan oleh Pos SAR Meulaboh, Dwi Hetno, Rabu (29/1/2020). Kata Dwi, saat ini tim SAR gabungan telah memasok makanan kepada 14 nelayan tersebut karena kondisi mereka kehabisan logistik dan kapal mereka dalam keadaan mengalami kerusakan mesin.

“Kebetulan Kedubesnya sudah komunikasi dengan Basarnas tadi siang, jadi memerintahkan kepada Pos SAR Meulaboh untuk memfasilitasi dan membantu agar kendala mereka diatasi dan mereka kembali bisa pulang ke daerahnya,” kata Dwi.

Dwi menuturkan, sejak ditemukan nelayan Aceh Barat pada 27 Januari 2020 lalu, ke 14 nelayan Iran tersebut masih belum dibawa turun kedaratan. Mereka masih ditempatkan di atas kapal 1 mil dari perairan Meulaboh, karena alasan kesehatan dan keamanan.

“Ya menurut pihak imigrasi dan aparat keamanan lainya mereka belum diperbolehkan ke darat, karena mempertimbangkan faktor kesehatan dan keamanan,” ujarnya.

Menurut pengakuannya para nelayan asal Iran tersebut, kapal mereka mengalami mati mesin serta mereka juga mengaku dibajak perompak Somalia di perairan Maladewa itu.

Sejauh ini, sebut Hetno, nelayan Iran tersebut dalam kondisi kesehatan yang baik. Mereka juga koorperatif ketika dimintai keterangan oleh otoritas terkait di Meulaboh, namun pihaknya mengalami kendala komunikasi karena para nelayan ini tidak ada yang bisa berbahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00