• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Pangkalan LPG Curang Siap-Siap Dicabut Izinnya

29 January
18:34 2020
0 Votes (0)

KBRN, Palangkaraya : Pangkalan gas lpg isi 3 kilogram dilarang menjual gas ke masyarakat, di atas harga eceran tertinggi yang sudah ditetapkan pemerintah, karena sanksi tegas bisa berupa pencabutan ijin.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Kota Palangkaraya Rawang kepada RRI. Fokus utama pihaknya saat ini meningkatkan pengawasan alur distribusi dari agen ke pangkalan dan pengecer. Sebab fakta di lapangan harga gas di tingkat pengecer melambung tinggi dengan harga Rp 30  hingga 35 ribu pertabung. Sedangkan harga dari agen ke pangkalan hanya Rp 17 ribu, kalau dilihat perbandingannya cukup timpang dan cenderungmemberatkan masyarakat.

“Kami akan fokus mengawasi alur distribusi, jangan sampai pangkalan berbuat curang menjual di luar area yang ditetapkan, kalau ini terjadi akankami cabut ijinnya,” kata Rawang kepada RRI, Rabu (29/1/2020)

Ia menegaskan pangkalan tidak boleh menjual gas bersubsidi di luar area yang sudah ditetapkan pemerintah, hal ini seiring banyaknya laporan masyarakat yang tidak dapat jatah, mendapat  gas isi 3 kilogram di tingkat pangkalan dengan harga murah, sehingga terpaksa membeli di tingkat pengecer yang harganya mencapai dua kali lipat. 

  • Tentang Penulis

    Edy Suroso

    Reporter RRI Palangkaraya : hari hari saya, saya habiskan untuk kegiatan keagamaan, mencari berita dan dunia pendidikan non formal.

  • Tentang Editor

    Heri Firmansyah

    Redaktur RRI-Online

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00