• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Warga Aceh Ini Bersyukur, Istrinya Bisa Keluar dari China

29 January
18:06 2020
1 Votes (5)

KBRN, Banda Aceh : Windi, warga Aceh Tengah yang berdomisili di Kota Banda Aceh mengaku lega dan bersyukur setelah mendapat kabar istrinya, Rizky Maulida bisa keluar dari wilayah Henan, China, setelah wilayah itu terpapar Coronavirus. 

Rizky Maulida tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar, pada Rabu (29/1/2020) pagi.

Dia dijemput langsung oleh suaminya yang telah menunggu di bandara. 

Windi bercerita bagaimana perjuangan istrinya bertahan di Provinsi Henan, China  setelah wilayah itu juga dinyatakan terpapar virus Corona. 

Kata Windi, awalnya istrinya yang menyelesaikan pendidikan S2 di Provinsi Henan, China itu belum merasa was-was, namun setelah dilaporkan korban yang terinfeksi virus Corona kian bertambah, dia langsung meminta istrinya agar segera pulang ke Aceh. 

Windi menuturkan, istrinya nyaris tidak bisa keluar dari kota tersebut, karena pemerintah di sana juga sudah mulai melarang masyarakat keluar dari kota itu. 

Lalu, pada Senin dini hari, istrinya memutuskan untuk pulang ke Aceh karena kondisi di sana sudah semakin tidak kondusif. Windi kemudian langsung membeli tiket kepulangan istrinya pada saat itu juga. 

Pada Selasa pagi, istinya kemudian langsung berangkat ke bandara Shanghai dengan menggunakan taksi.

Namun, istrinya menjalani serangkaian pemeriksaan untuk mencegah wabah virus Corona menyebar ke wilayah luar China. 

Windi menyatakan, istrinya dalam kondisi sehat dan tidak terpapar virus Corona. 

"Istri saya dalam keadaan sehat. Menurut cerita istri saya, sejak Selasa pagi telah diberlakukan isolasi, dan tadi istri saya langsung memutuskan untuk pulang ke Aceh. Istri saya terbang dari bandara Shanghai dan transit di Kuala Lumpur, lalu tiba di bandara Sultan Iskandar Muda," kata Windi, Rabu (29/1/2020). 

Menurut keterangan istrinya, kata Windi, kondisi di Provinsi Henan tidak separah seperti di Kota Wuhan. 

"Warga di sana masih diperbolehkan untuk beli logistik," ucap Windi. 

Kata Windi, istrinya saat ini sedang menyelesaikan tesis karena pada Juni mendatang akan sidang, sehingga meskipun sebagian mahasiswa Aceh lainya telah pulang lebih dulu, namun istrinya memilih tetap di China.

Namun karena kondisi wabah virus Corona yang sudah semakin merebak sehingga membuat istrinya harus meninggalkan negeri tirai bambu itu. 

"Istri saya S2 di Henan University. Memang saat ini aktivitas mahasiswa sedang libur, namun karena istri saya sedang konsul tesis sehingga tidak pulang ke Aceh. Dan bulan pada akhir Juni nanti akan sidang," ungkap Windi.

Saat tiba di Bandara SIM Aceh, istri Windi menjalani serangkaian pemeriksaan oleh petugas otoritas kesehatan pelabuhan wilayah kerja Bandara SIM. Selanjutnya juga dilakukan pemeriksaan di RSUDZA.

Dan setelah melewati rangkaian pemeriksaan, Rizky Maulida dinyatakan tidak terjangkit dari virus Corona.

"Saya bersyukur istri saya bisa kembali ke Aceh dalam keadaan sehat dan selamat, Kalau kondisi sudah kondusif, mau tidak mau istri saya akan kembali lagi ke China untuk menyelesaikan S2," tutup Windi. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00