• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Dampak Coronavirus, Ekspor Manggis dari Tasikmalaya ke Cina Tertunda

29 January
17:34 2020
1 Votes (5)

KBRN, Tasikmalaya : Wabah virus Corona di Wuhan, Cina, berdampak terhadap eskpor buah manggis dari Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Setelah wabah ini merebak, ekspor manggis dihentikan sementara, atas permintaan pemerintah Cina.

"Sejak ada virus Corona, ekspor ditunda sementara," kata Husni Thamrin pengurus PT. AFA pengekspor manggis di Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, kepada Radio Republik Indonesia (RRI), Rabu (29/1/2020).

Husni melanjutkan, akibat gagal ekspor, 15 ton manggis kualitas ekspor tersebut terpaksa dijual ke pasar lokal dengan sasaran pasar tradisional dan supermarket.

"Untuk pasar ekspor dengan buah kualitas baik dijual Rp 30.000 per kilo. Sedangkan untuk pasar lokal, hanya Rp. 15.000 per kilo," jelas Husni.

Tidak hanya rugi secara finansial, Husni menambahkan, perusahaan juga terpaksa merumahkan sementara 20 pekerja yang biasa mengemas manggis untuk ekspor.

"Sementara dirumahkan," ucapnya.

Husni mengaku, tidak mengetahui secara pasti, kapan ekspor manggis ke Cina akan dibuka kembali.

"Tidak hanya saya, perusahaan lain pun sama. Kami disuruh menunggu sekitar satu pekan kedepan," pungkas Husni.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00