• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Wanita Cantik Di Mataram Dijadikan Umpan Kejahatan Pemerasan

29 January
15:47 2020
1 Votes (1)

KBRN, Mataram : Tim Opsnal Polsek Cakranegara menangkap seseorang diduga pelaku pemerasan dan pengancaman.

Pelaku berinisial MP (19 tahun) warga Dusun Pemangket, Narmada Kabupaten Lombok Barat,  ditangkap kurang dari 24 jam setelah beraksi melakukan pemerasan.

"Kita tangkap kurang dari 24 jam. Kurang lebih 5 jam setelah kejadian," beber Kapolsek Cakranegara, AKP Zaky Magfur di Mataram, Rabu (29/1/2020).

Kronologisnya, korban yang diketahui berasal dari Kabupaten Lombok Utara (KLU) melintas di komplek pertokoan Mandalika, Kelurahan Bertais,  Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Pelaku bersama tiga orang rekannya memaksa  dengan kekerasan untuk menyerahkan barang milik korban. Modusnya, pelaku menyuruh seorang perempuan untuk merayu dan mengajak korban berhubungan badan.

Setelah itu, pelaku dan rekannya langsung mendatangi korban dan mengancam korban dengan kekerasan.

"Dia sengaja memasang perempuan untuk mengajak korban berhubungan badan. Terus dia paksa korban menyerahkan barang. Handphone dan dompet terpaksa diserahkan korban karena diperas dan diancam. Ini sudah kejadian tiga kali," paparnya.

Akibat kejadian tersebut. Korban mengalami kerugian Rp 2,8 juta.

Setelah menerima laporan, kepolisian langsung mendatangi TKP. Fakta lapangan dan keterangan saksi. Petugas mendapatkan ciri-ciri pelaku. Tidak membutuhkan waktu lama. Petugas melakukan pengejaran dan menangkap MP.

"Introgasi saksi ciri-cirinya mengarah ke MP dan tiga orang rekannya. MP langsung kita amankan," jelasnya.

Sedangkan untuk ketiga rekan pelaku. Zaki mengatakan, penangkapannya tinggal menunggu waktu, yang pasti ketiga tersangka masih melakukan pengejaran.

"Ketiganya masih dalam pengejaran,  identitasnya sudah kita kantongi," katanya.

Sementara perempuan yang digunakan untuk memancing dan mempengaruhi korban,  masih didalami keterlibatannya.

"Kita akan dalami. Kita sudah mintai keterangannya," tegas Zaky.

Di depan petugas, pelaku terus menundukkan wajahnya.

Saat diintrogasi petugas, ia mengakui perbuatannya dengan  melakukan pemerasan pemerasan. Hasilnya akan digunakan untuk belanja.

" Saya hanya dapat Rp 50 ribu. Yang ngajak itu Iwan. Saya tidak tahu yang cewek dapat bagian berapa," terangnya sambil menundukkan wajah.

Kini ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. MP terancam dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan pengancaman dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00