• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

3 Pentolan Sunda Empire Ditetapkan Sebagai Tersangka

29 January
11:21 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Setelah penetapan Perdana Menteri Sunda Empire Nasri Bank dan ibunda ratu agung Ratna Ningrum sebagai tersangka. Untuk kali ini Rangga Sasana selaku petinggi Sunda Empire juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Bidang Humas Polda Jabar Komisaris Besar Saptono Erlangga mengatakan pihaknya memang sudah menetapkan 3 orang tersangka terkait dengan Sunda Empire. Penetapan ini juga dilakukan berdasarkan laporan saudara Muhammad Ari Mulya selaku Ketua Majelis kepada Polda Jabar terkait dengan Sunda Empire dan beberapa representasi dari masyarakat. 

"Bapak Ari melaporkan kepada Polda Jabar, akhirnya penyidik melakukan proses penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi ahli bagi pidana, budaya dan sejarah," jelas Erlangga kepada RRI, Rabu (29/01/2020).

Erlangga juga menambahkan melalui keterangan-keterangan dan alat bukti serta hasil dari gelar perkara itu sudah menyimpulkan bahwa hal tersebut sudah masuk dalam unsur pidana.
 
"Semuanya telah memenuhi unsur pidana sesuai pasal 14 dan atau 15 Undang-undang RI Nomor 1 Tahun 1926 tentang barang siapa yang menyiarkan berita atau memberitahukan berita bohong dan sengaja menerbitkan keonaran ditengah masyarakat maka akan ada hukuman 10 tahun," jelasnya kembali.

Perkumpulan Sunda Empire ini teridentifikasi telah melakukan aktivitas sejak 2017 hingga 2019, perkumpulan ini telah menggelar pertemuan sebanyak lima kali. Empat pertemuan digelar di Hotel dan Resort Isola, Kota Bandung.

Sementara untuk dampak tersendiri telah dirasakan masyarakat karena Sunda Empire sendiri sudah membuat keonaran dengan kebohongannya mengenai kerajaan tersebut. Sampai saat ini penyidik akan terus mendalami kasus ini dengan tetap menahan ketiga tersangka ini. 

"Tidak menutup kemungkinan bahwa pihak saya akan terus memanggil saksi untuk memperdalam penyidikan kasus ini," pungkasnya.

Erlangga mengimbau agar masyarakat waspada dan tidak tergiur dengan iming-iming yang biasa disampaikan oleh orang-orang yang berhalusinasi dan masyarakat diharap bisa berfikir logis dan jangan mudah terpengaruh. (foto: istimewa)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00