• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

TPID Turun Tangan Selidiki Meroketnya Harga Cabe di Pasaran

29 January
11:20 2020
0 Votes (0)

KBRN,Garut : Pemkab Garut melalui Disperindag dan Pasar menugaskan bidang Perdagangan untuk menyelidiki atau melakukan monitoring terhadap harga cabe merah yang tidak kunjung turun sejak beberapa bulan terkahir ini.

"Kami sudah menugaskan kabid perdagangan untuk mengetahui apa yang menjadi hambatan terkait masih tingginya harga cabe merah dipasaran yang menembus 80 hingga 90 ribu rupiah ditingkat eceran, "kata Kepala Dinas Perindag dan Pasar Nia Gania, Rabu (29/1/2020).

Menurut Nia, untuk stok cabe saat ini cukup berlimpah dipasaran namun harga tetap bertahan di atas level normal.

"Biasanya tingginya harga cabe atau kebutuhan pokok lainnya dipicu oleh faktor minimnya stok barang atau keterlambatan pasokan barang, namun kami tidak menemukan kendala dikedua faktor itu, tetapi herannya harga tetap saja tinggi," paparnya.

Pihaknya menurut Nia, sudah melaporkan hal tersebut  ke Tim pengendali Investasi Daerah (TPID) yang turut bertanggung jawab dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok dipasaran.

"Untuk mengetahui pemicu tingginya harga cabe dan sejumlah kebutuhan pokok lainnya, kami sudah melaporkan hal itu ke TPID, karena berdasarkan laporan dari 15 pasar tradisional di Garut stok kebutuhan cabe melebihi dari cukup," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00