• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Bupati Lumajang Dinilai Remehkan Wartawan, Ini Kata Kuasa Hukum Memo Timur

29 January
08:01 2020
0 Votes (0)

KBRN Lumajang : Kuasa Hukum senior dari Managemen Memo Timur Lumajang menolak jika Kliennya telah melaporkan Bupati Lumajang ke Polres hanya ingin terkenal dan viral saja. Hal tersebut ditegaskan oleh Kuasa Hukum Managemen Memo Timur Mahmud.

Ia berharap bahwa hendaknya Bupati Lumajang menghormati proses hukum dengan tertib.

"Laporan kemarin itu kan bertujuan agar Polisi melakukan Penyelidikan atau diselidiki apakah peristiwa tersebut merupakan peristiwa pidana atau tidak, kalau sekedar ingin terkenal dan viral, ya ikut lomba karaoke nyanyi bareng Didi kempot biar viral dan terkenal," katanya, Rabu (29/1/2020).

Baca juga : Menghina Wartawan, Bupati Lumajang Dilaporkan ke Polisi

Mahmud juga menjelaskan jika dengan bukti permulaan tersebut sangat diyakini sebagai peristiwa pidana dan sudah seharusnya ditingkatkan ke penyidikan untuk menemukan tersangkanya.

Sehingga selanjutnya jika sudah P 21 maka diserahkan kepada Kejaksaan untuk dilimpahkan ke persidangan guna dilakukan penuntutan.

Sementara itu Kabiro Memo Timur Lumajang H Khurul Fatoni, mengatakan jika tulisan Wartawan Memo Timur yakni Mujibul Choir dinilai sudah bagus dan telah memenuhi kaidah jurnalistik yang ada. 

H Khurul Fatoni juga menyesalkan tanggapan Bupati Lumajang Thoriq yang dinilai meremehkan orang, untuk itu dengan kejadian ini pihaknya bertekat untuk terus maju dalam mencari keadilan dan diharapkan aparat penegak hukum tidak pandang bulu.

"Saya sudah beca berkali kali, tidak ada yang salah dalam berita itu, dan telah memenuhi kaidah jurnalistik yang ada, nah ini lagi lagi Bupati telah meremehkan Orang, untuk itu saya dengan ini bertekat dan mengucapkan Bismilah akan mencari keadilan hukum," tegasnya.

Untuk diketahui, genderang perang hukum nampaknya terus ditabuh baik oleh Bupati Lumajang maupun dengan managemen Memo Timur Lumajang terkait pasca laporan Polisi yang dilakukan oleh managemen Memo Timur.

Kondisi demikian dibuktikan dengan kedua belah pihak baik dari Bupati Lumajang maupun dari managemen Memo Timur yang saling angkat suara dan saling menanggapi persoalan tersebut. 

Kasus tersebut saat ini terus mencuat, yang berawal dari statemen Bupati Lumajang Thoriqul yang telah mengatakan jika wartawan yang menulis berita dugaan perselingkuhan Oknum Anggota DPRD Lumajang tersebut Picik, licik dan Murahan, serta tidak layak menjadi Wartawan dalam jumpa Persnya yang digelar di Kantor DPC PKB Lumajang.

"Saya sebagai kader PKB, saya pastikan narasumbernya yang dipakai pasti penggiringan opini dan oknum wartawan yang menulis berita ini, licik picik, dan recehan, murahan, dan ini fitnah, saya merasa tersinggung dan akan menutut hinga tuntas, sekali lagi saya katakan, yang menulis berita ini hoax dan oknum wartawan tersebut tidak layak menjadi wartawan, saya berada di garis depan akan meluruskan pemberitaan yang tidak layak dimuat di media, saya terus terang emosi dan proses hukum harus diteruskan, wartawan yang menulis berita ini berada disini ditengah tengah kita, oknum itu sekarang ada disini dan harus bertanggung jawab," tegasnya.

 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00