• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Begini Kondisi Warga Kebayoran Lama Jakarta Pasca Kebakaran

28 January
16:21 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Sugardi (52) warga RT02/RW09 Kelurahan Kebayoran Lama Utara, bersama 3 epala Keluarga (KK) familynya, terpaksa mengungsi di posko pengungsian RPTRA Wicandra Loka, yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran, Senin (27/01/2020).

Kebakaran yang terjadi sejak pukul 14.00 WIB itu menghanguskan 33 rumah di RT02, salah satunya adalah rumah Sugardi.

Sugardi pun hanya bisa iklas dan pasrah atas musibah yang menimpa keluarganya ini. Dia pun berharap ada bantuan dari pemerintah setempat, agar mereka bisa segera memperbaiki rumahnya yang rusak mencapai 80 persen itu.

"Mau gimana lagi, ya pasrah aja lah. Mudah-mudahan dari musibah ini ada yang bisa diambil hikmahnya. Kami juga berharap ada bantuan pemerintah untuk benahi rumah kami lagi," ujar Gunardi kepada RRI di lokasi, Selasa (28/1/2020).

Tak banyak barang-barang yang bisa diselamatkan Gunardi saat kebakaran berlangsung kemarin. Rumahnya ukuran 4x5 meter nyaris tak berbentuk, hanya tersisa tembok kiri-kanan dan bagian belakang rumah.

BACA JUGA: Usai Kebakaran Kebayoran Lama, Warga Mulai Bereskan Puing Rumah Masing-Masing

Adapun barang yang berhasil di selamatkan yaitu pelengkapan usaha, dan surat-surat berharga.

"Alhamdulillah semua anggota keluarga selamat, walau rumah hancur yang penting nggak ada korban jiwa atau korban luka," ujarnya.

Ketika ditanya terkait kendala kebutuhan korban di pengungsian, Gunardi mengaku semua kebutuhan hidup di posko pengungsian terpenuhi dengan baik. Pemerintah daerah setempat melalui Lurah Kabayoran Lama Utara Maryono memastikan langsung semua kebutuhan korban tercukupi di lokasi.

"Kalau kebutuhan korban di posko pengungsian sih aman semua. Makanan, selimut, kebutuhan anak-anak semua aman terpenuhi, pemerintahnya sigap. Untuk makanan berlebih malah," kata Sugardi.

Masih di lokasi yang sama, Lurah Kebayoran Lama Utara Maryono mengatakan, pasca kebakaran, warga diminta tinggal di posko pengungsian. Beberapa korban, kata Maryono, ada yang mau langsung membangun, tapi tidak sedikit juga yang mengharapkan bantuan.

"Tadi saya tanya ketua RT nya begitu. Ada yang mau langsung bangun, tapi ada juga yang menunggu bantuan," kata Maryono.

Maryono menyebutkan, walaupun 33 rumah warga yang kebakaran, kemarin itu berdiri di tanah milik Pemerintah Daerah Administrasi Jakarta Selatan atau jalur hijau dan sebagain lagi milik PT KAI. Maryono mengungkapkan jika warga tersebut, dapat kembali membangun rumahnya di lokasi yang sama.

"Setahu saya walaupun itu di lahan jalur hijau, kalau korban kebakaran, boleh dibangun kembali. Apalagi mereka sudah tinggal lebih dari 30 tahun di lokasi," tandasnya.

Baca Juga: Kebakaran Kebayoran Lama Jakarta, Satu Orang Terpanggang Hidup-hidup

Sementara itu, Kepala Seksi Peningkatan Pemulihan Fisik Pasca Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Dwi Basuki menuturkan, bidang logistik telah menurunkan bantuan berupa paket kebutuhan sekolah, pampers, tikar, air minum dan bantuan logistik lainnya pada saat kejadian dibutuhkan oleh warga.

Kemudian, saat ini dari Bidang Rehab dan Rekonsiliasi juga sedang memantau, apakah warga membutuhkan pendampingan trauma healing berupa konseling di sampaing mencari tahu apa yang mejadi keluhan para korban. Disaat yang sama, pihaknya juga sedang mengumpulkan psikolog-psikolog yang ada di Sudin Kesehatan dan Sudin Sosial untuk membantu agar korban tidak trauma.

"Kita sama-sama untuk membantu menghilangkan trauma mereka (korban) terhadap kejadian bencana," katanya.

  • Tentang Penulis

    Rido Lingga, S.Kom

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: lin99a@gmail.com

  • Tentang Editor

    Miechell Octovy Koagouw

    Miechell Octovy Koagouw Editor RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00