• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Fantastis! Ini Harga Helikopter Sikorsky yang Jatuh Milik Kobe Bryant

27 January
09:15 2020
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Legenda basket NBA Kobe Bryant dan putrinya Gianna "Gigi" Maria Onroe tewas dalam kecelakaan helikopter pribadinya bersama tujuh penumpang lainnya pada Minggu (26/1/2020) pagi waktu Amerika Serikat.

Total sembilan penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan di Calabasas, Los Angeles tersebut. Helikopter yang ditumpangi Bryant sendiri berjenis Sikorsky S-76B yang dibuat pada tahun 1991.

Sikorsky S-76 sendiri merupakan sebuah helikopter komersial multiguna yang berukuran sederhana buatan perusahaan Sikorsky Aircraft Corporation dari Amerika Serikat. S-76 digerakkan oleh dua turbin poros yang menggerakan kipas utama dan ekor, masing-masing memiliki empat bilah. Roda pendaratan untuk helikopter S-76 dapat ditarik masuk kembali.

Baca juga : Kobe Bryant Kecelakaan Helikopter, Sempat Kesulitan Dievakuasi

Jenis Sikorsky 76B yang digunakan Kobe Bryant dijual dengan harga 695000 USD atau sekitar Rp 9 miliar. 

Sikorsky S-76B sendiri helikopter multiguna bermesin ganda berkapasitas 14 kursi yang diproduksi oleh pabrikan Amerika Sikorsky Aircraft. Jenis helikopter ini sebagian besar beroperasi dengan operator sipil untuk angkutan penumpang eksekutif (VIP), layanan medis darurat (EMS), operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) dan penumpang lepas pantai dan transportasi material.

Sikorsky S-76B adalah pengembangan dari Sikorsky S-76A dengan badan pesawat yang sedikit dimodifikasi dan mesin baru jenis Pratt & Whitney Canda PT6B-36 (kemudian PT6B-36A & -36B). Heli ini mempunyai maksimal kecepatan pesiar 287 km per jam.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi VOA helikopter naas tersebut menabrak tebing, jatuh dan terbakar di dekat Calabasas, sekitar 65 kilometer barat laut kota Los Angeles.

Menurut saksi mata, Gavin Masak, mengatakan kepada CBS News detik-detik helikopter itu jatuh.

"Itu tidak persis seperti suara ledakan tapi itu seperti tabrakan keras. Itu terdengar seperti helikopter, jadi saking kerasnya terdengar seperti jet. Keras Sekali. Lalu saya masuk ke dalam dan memberi tahu ayah saya apa yang terjadi. ketika Saya keluar, saya melihat asap di atas bukit, tetapi itu tidak seperti asap hitam yang besar, hanya abu-abu," katanya.

Saksi mata lainnya, Colin Storm, menuturkan bagaimana kejadian yang merenggut nyawa legenda NBA itu. Ia menyebut awalnya mendengar suara berisik dari helikopter sebelum kemudian terjadi ledakan.

"Cuaca berkabut sehingga kami tidak bisa melihat. Namun kemudian saya mendengar seperti ada letupan dan kemudian ledakan," katanya dikutip NBC. (Foto: controller.com)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00