• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Kobe Bryant Fans Rossonero, AC Milan : "Kamu Akan Selalu Dirindukan, Kobe"

27 January
08:07 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Mendiang Kobe Bryant, legenda NBA dan LA Lakers, sempat ternyata tinggal di Italia saat berusia enam sampai 13 tahun. Bryant tinggal bersama ayahnya, Joe, yang menekuni karir basket profesional di sana.

Itulah sebabnya, Bryant sangat fasih berbahasa Italia. Dan tak banyak yang mengetahui, bahwa sang legenda bola basket Amerika Serikat (AS) tersebut adalah penggemar fanatik AC Milan dalam dunia sepak bola.

“Semua pemain NBA adalah penting, karena mereka adalah legenda, tetapi dia (Bryant) sangat penting bagi kami karena dia mengenal Italia dengan sangat baik, setelah tinggal di beberapa kota di sini,” kata presiden federasi bola basket Italia Giovanni Petrucci kepada The Associated Press, Minggu (26/1/2020).

“Dia memiliki banyak kualitas Italia. Dia berbicara bahasa Italia dengan sangat baik. Dia bahkan tahu bahasa gaul lokal,” tambah Petrucci, seperti dilansir The Guardian, Senin (27/1/2020).

Atas meninggalnya Kobe Bryant, salah satu pendukung fanatiknya, AC Milan melalui akun Twitter resminya merilis cuitan rasa duka dan kehilangan mendalam.

“Kami tidak memiliki kata-kata untuk mengungkapkan betapa terkejutnya kami mendengar kematian tragis dari salah satu olahragawan terhebat sepanjang masa dan penggemar Rossonero, Kobe Bryant. Semua pikiran kita bersama keluarga mereka yang terkena dampak kecelakaan tragis ini. Kamu akan selalu dirindukan, Kobe.” tulis akun resmi AC Milan, @acmilan, seperti dilihat RRI, Senin (27/1/2020).

BACA JUGA: Kobe Bryant, Kejayaan dan Loyalitas 20 Tahun Bersama LA Lakers

Seperti diberitakan sebelumnya, Kobe Bryant, salah satu legenda NBA dan pemain bola basket terbaik sepanjang masa dari Amerika Serikat (AS), tewas dalam kecelakaan helikopter. Dia meninggal dunia dalam usia 41 tahun.

Bryant berada di dalam helikopter S-76 Sikorsky yang membawanya bersama delapan orang lainnya, termasuk putrinya yang berusia 13 tahun, Giana.

Helikopter yang ditumpangi Bryant jatuh pada pukul 10 pagi waktu setempat di dekat Calabasas, 30 mil di barat laut pusat kota Los Angeles, akibat cuaca yang berkabut.

Kecelakaan itu memicu kebakaran yang sangat hebat, sehingga sulit bagi kru penyelamat untuk mendekati lokasi. Dipastikan tidak ada satupun yang selamat dari tragedi tersebut.

Helikopter tersebut kerap ditumpangi Bryant sepanjang hidupnya apabila lalu lintas Los Angeles sedang padat.

"Kami menerima telepon sebelum jam 10 pagi ini dari sebuah pesawat di daerah Malibu, langsung dari Las Vergenes, pada dasarnya Calabasas," kata Tony Imbrenda dari pemadam kebakaran wilayah Los Angeles, kepada wartawan di tempat kejadian, seperti dilansir The Guardian, Senin (27/1/2020). 

Beberapa saksi mata yang sedang bersepeda gunung pagi ini mengatakan, mereka melihat sebuah helikopter sedang bermasalah di udara dan akhirnya turun ke lereng sebuah bukit. Tak ada yang menyangka itu adalah sebuah helikopter yang ditumpangi idola mereka sendiri, Kobe Bryant.

Atas tragedi kecelakaan helikopter S-76 Sikorsky yang ditumpangi Bryant, Administrasi Penerbangan Federal dan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan mereka akan menyelidiki kecelakaan itu. (Foto: Twitter @acmilan)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00