• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Diduga Virus Corona, WNA China Masuk Ruang Isolasi RS Hasan Sadikin Bandung

27 January
02:35 2020
1 Votes (5)

KBRN, Bandung : Pria Warga Negara Asing (WNA) asal China masuk ruang isolasi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, Jawa Barat, akibat dugaan virus Corona jenis 2019-NcoV, Minggu (26/1/2020).

Pihak RSHS sudah mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut dan menyatakan pasien tersebut bukan terkena virus Corona, akan tetapi baru dugaan sementara dan sudah mendapatkan penanganan serius.

Menurut sumber, Dirut RSHS sendiri yang akan memberikan keterangan resmi mengenai hasil penanganannya. Apakah benar atau tidak pria WNA China tersebut positif virus Corona (pneumonia akut) ataukah bukan.

Sementara itu, dari Surabaya, Jawa Timur, dikabarkan juga seorang guru bahasa WNA China harus masuk ruang isolasi dan mendapatkan perawatan intensif setelah yang bersangkutan datang memeriksakan diri ke sana karena batu-batuk.

Humas RSUD dr. Soetomo, dr. Pesta mengakui, jika pasien yang sedang dirawat adalah WNA asal China. Namun tidak disebutkan pasien tersebut.

"Dia warga China," ujarnya singkat, Minggu (26/1/2020).

BACA JUGA: Coronavirus : Guru Asal China Kena Batuk Langsung Dirawat RSUD dr. Soetomo

Yang bersangkutan datang ke Surabaya, Jawa Timur, menjadi tenaga pendidik di salah satu lembaga pendidikan.

"Dia pengajar bahasa di Surabaya," ucapnya.

Berdasarkan data, pasien masuk ke Surabaya pada 5 Januari 2020. Namun belum ada indikasi tanda-tanda seperti flu, kemudian seminggu terakhir, yang bersangkutan mengalami gejala seperti flu.

"Menderita batuk-batuk seminggu terakhir," tambahnya.

Pihak rumah sakit langsung memberikan penanganan medis di ruang instalasi khusus. Meskipun belum diketahui secara pasti, apakah pasien telah tertular virus Corona yang saat ini sedang mewabah.

"Jadi belum bisa kita pastikan, itu sebabnya kita rawat dulu," terangnya.

Dr. Pesta mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik. Lantaran pihaknya telah menangani pasien tersebut sedini mungkin dan sebaik-baiknya untuk memastikan bahwa itu bukan Coronavirus sehingga tidak terjadi penularan kepada manusia lainnya.

"Tolong disampaikan ke masyarakat agar tidak panik ya," ujar Pesta mengingatkan. (Foto: rshs.or.id)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00