• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Tingkatkan Patroli Cyber, Reskrim Ternate Warning Pengguna Medsos

26 January
18:23 2020
0 Votes (0)

KBRN, Ternate: Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Ternate, AKP Riki Arinanda warning kepada seluruh masyarakat khususnya pengguna media sosial (Medsos) baik Facebook, instagram dan Twiter.

Hal tersebut disampaikan AKP Riki Arinanda, Minggu (26/1/2020) saat di konfirmasi Reporter RRI terkait dengan maraknya isu penculikan anak yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat.

Riki menyatakan, warning yang dikeluarkan tersebut karena sudah ada orang yang menjadi karena main hakim sendiri lantaran terpengaruh dengan isu yang tidak benar adanya.

“Kalau kemarin kita masih panggil dan mintai keterangan supaya tidak mengulangi perbuatan lagi, tapi mulai sekarang sampai seterusnya sudah tidak lagi peringatan tapi langsung kita tindak,” tegas Riki.

Riki mengaku, untuk isu penculikan anak yang meresahkan masyarakat Kota Ternate, sejauh ini pihaknya telah memintai beberapa orang yang sengaja mengunggah isu tersebut di akun facebook masing-masing.

“Dari beberapa orang yang kita mintai keterangan terkait isu itu, ternyata mereka mengakui kesalahan dan langsung meminta maaf secara terbuka di akun Facebooknya,” katanya.

Dirinya juga mengaku, saat ini pihaknya melalui tim Cyber Crime tengah memantau sejumlah akun facebook yang mengunggah status tidak sesuai, bahkan dari sejumlah akun ini ada satu akun yang tidak berada di Kota Ternate.

“Kalau yang satu memang dia ada di Jawa, tapi dia orang Ternate, makanya kita selidiki dulu,” tegasnya lagi.

Riki juga menghimbau sekaligus mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bijak dalam bersedia sosial, dan jika ada informasi yang tidak sesuai agar segera melaporkan ke aparat Kepolisin maupun pihak pemerintah ditingkat bawah baik Bhabinkamtibmas, Bhabinkamtibmas hingga RT/RW dan  Polres, Koramil sampai Polres dan Kodim sehingga laporan tersebut dapat ditindaklanjuti.

“Ingat, kalau salah dalam bermedia sosial maka pasal 45 ayat (2) Junto pasal 28 ayat (2) UU RI No 19 perubahan atas UU No 18 tahun 2018 tentang informasi dan transaksi elektonik (ITE) dengan ancaman 10 tahun penjara,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00