• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Warga Aceh Mulai Jadi Pengikut Sunda Empire, Negara Mana Nih?

25 January
19:20 2020
0 Votes (0)

KBRN, Lhoksukon : Governor Nusantara Area I (Satu) Sunda Empire, Ismail, menyampaikan, bahwa Sunda Empire merupakan Kekaisaran yang sudah ada sejak jaman dahulu dengan nama Kekaisaran Matahari.

Sementara Earth Empire adalah sebuah Kekaisaran Bumi. Sunda Empire dan Eart Empire dikatakan Ismail sudah ada sejak 323 sebelum Masehi (BC).

"Itu pada zamannya Alexander The Great pada Dinasti Helenik dan sehingga turun temurun sampai saat ini pada Dinasti Sunda Kala The Great yang ada di Bandung, Jawa Barat," demikian klaim Ismail yang disampaikan kepada RRI, Sabtu (25/1/2020).

Ismail saat ini mengaku berdomisili di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Sunda Empire yang ada di Aceh saat ini juga merupakan bagian dari Sunda Empire Bandung. Pemimpin tertingginya adalah Nasri Banks, bergelar His Royal Imperial Highnes Grand Prime Minister, Perdana Menteri Yang Mulia Dunia Sunda Empire-Earth Empire, Grand Master United Nation (UN).

"Di Aceh ini kita belum terlalu banyak pengikutnya. Karena untuk menjalankan program kemanusiaan butuh dana kemanusiaan kan begitu. Jadi, dana kemanusiannya sedang diurus oleh pimpinan yang di Bandung kepada pihak Internasional," klaim Ismail.

Tetapi di Aceh, Sunda Empire yang paling aktif berada di Kabupaten Aceh Utara, Aceh Timur, dan Wilayah tengah Aceh. Bahkan Ismail memimpin Sunda Empire di 23 Kabupaten/Kota se-Aceh serta meliputi sebagian wilayah Sumatera Utara (Sumut) yakni Kabupaten Nias, Karo, dan Tapanuli.

Mereka menjalankan program kemanusiaan berbagai bidang di antaranya, Sosial, Kesehatan, Pendidikan, Hukum, Pertanian, Pertambangan, dan Rescue bencana alam.

Sumber Dana dari UBS Bank Swiss dan saat ini tengah dilakukan pendirian Bank Aset di Bandung, serta dana internasional tersebut disebutkan akan cair Agustus 2020 ini.

Governor Nusantara I Sunda Empire ini juga mengaku, sudah dipanggil dan diperiksa aparat kepolisian di Polres Bener Meriah terkait keberadaan organisasinya itu. 

Hasil pemeriksaan kepolisian sebutnya lagi, tidak ada unsur tindak pidana yang mereka langgar. Mereka dinilai hanya baru mengadakan aktivitas silaturahmi, sosialisasi, audiensi, hanya baru itu.

"Jadi, kami tidak melakukan kegiatan yang meresahkan," ujar Ismail.

Selain itu, dirinya mengatakan kepada RRI agar Sunda Empire jangan dikait-kaitkan dengan Keraton Agung Sejagat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00