• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Carut Marut Penyelesaian Kasus Harun Masiku, LIPI : PDIP Harus Jadi 'Role Model'

25 January
16:18 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Penanganan kasus dugaan suap kader PDI Perjuangan, Harun Masiku semakin tak karuan. Bahkan pemerintah, melalui Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM berencana membentuk tim satuan pencari Harun Masiku.

Belum lagi, adanya campur tangan Ketua DPP PDIP, Yasonna Laoly dalam menyampaikan pemebentukan tim hukum PDIP guna melaporkan KPK terhadap Dewan Pengawas KPK. Tak lain tujuannya menegur para penyidik KPK dalam melakukan penggeledahan kantor Sekjen PDIP, pada awal Januari 2019.

Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro mengatakan kasus dugaan suap Harun Masiku adalah ujian PDIP.

"Artinya apa? Justru PDIP sebagai partai besar, partai pemenang (Pemilu 2019), itu dimintakan role model, jadi teladan, yang meneladani. (Contoh, red) bagi semua partai," kata Siti kepada RRI.co.id, Sabtu (25/1/2020).

Langkah PDIP yang dilakukan selama kasus Harun Masiku bergulir dianggapnya tak penting.

"Jadi, bukan diplomasi diplomasi, seolah-olah ini negara kekuasaan, bukan negara hukum. Ya, buktikan saja," tegas Siti.

Saat ini, kata dia, Indonesia butuh bukti konkrit guna menyelesaikan kasus Harun Masiku yang diduga rela menyuap mantan komisioner KPU RI, Wahyu Setiawan senilai Rp600 juta dari yang dijanjikan Rp900 juta. Harun diduga menyuap Wahyu demi mendapatkan kursi DPR RI lewat pergantian antar waktu (PAW) Nazaruddin Kiemas.

"Artinya, Indonesia bahwa betul betul pro pada pemeberantasan korupsi. Kalau partai politik dapat membuktikan itu, luar biasa, ini starting point yang bagus. Apalagi, ini terjadi pada PDIP, akan menjadi perhatian besar masyarakat," ucap Siti.

Jadi, kata dia, PDIP tak seharusnya melakukan intervensi di luar proses hukum yang sudah berjalan.

"Karena sudah sangat gamblang. Jadi, di era digital ini menurut saya, berargumentasi yang tidak rasional, justru akan merugikan diri sendiri," ujar dia.

Itu, termasuk PDIP menampilkan Yasonna Laoly yang juga menjabat menteri Hukum dan HAM turun tangan dalam konferensi pers.

"Adminstration begin, politics end. Pak Yasonna harus melakukan politics end, karena dia sudah menjadi pimpinan tertingi birokrasi di Kemenkum HAM," tegas Siti.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00