• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Tak Sependapat dengan PDIP, Hanura: Ambang Batas Ideal 3 Persen

25 January
15:36 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta - Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang mengaku tak sependapat dengan wacana kenaikan ambang batas Parlemen menjadi 5 persen. Menurutnya ambang batas yang ideal di angka 3 persen, hal ini agar setiap partai berkesempatan mengusung kader terbaiknya.

"Berilah angka yang Rasionalable yang kira-kira semua partai bisa ikut serta," ungkap Oso sapaan akrab Oesman Sapta Odang di Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

"3 persen gitu, kalau sudah 4 persen apa boleh buat," tambahnya melanjutkan.

Seperti diketui, wacana kenaikan ambang batas Parlemen ini di gagas oleh PDI Perjuangan yang merupakan Partai pemenang Pemilu 2019 lalu.

Oso berpandangan dalam proses demokrasi persoalan ambang batas Parlemen ini seharusnya dibahas bersama seluruh partai yang ada di Indonesia. Tak terkecuali, baik itu Partai yang belum lolos ambang batas maupun yang telah lolos.

"Kalau saya minta 50 persen boleh gak? Nah Jadi makanya enggak ada yang dapat," ungkap Oso.

"Harus kita berunding, jangan hanya partai-partai besar saja, partai yang kecil ditinggalkan. Kan demokrasi itu begitu, kompromi kita," tuturnya melengkapi.

Sebagai informasi, ambang batas parlemen atau parliamentary threshold merupakan syarat bagi partai politik untuk meraih kursi di DPR. Partai yang tidak lolos ambang batas, maka dipastikan tidak memiliki wakil di Senayan, meskipun sejumlah kadernya menang dalam perolehan suara Anggota DPR.

Pada Pemilu 2019, ambang batas parlemen adalah 4%. Sejumlah parpol yang telah lolos verifikasi di KPU tidak bisa melenggang ke Senayan, antara lain PSI, Perindo, Hanura, Garuda, Berkarya, PBB dan PKPI.

Sekjen Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto memerintahkan DPP partai dan fraksi DPR RI untuk memperjuangkan revisi UU Pemilu. Revisi tersebut bertujuan untuk mengembalikan pemilu menggunakan sistem proporsional tertutup, meningkatkan ambang batas parlemen sekurang-kurangnya 5%.

"Pemberlakuan ambang batas parlemen ini secara berjenjang. 5% untuk DPR RI, 4% DPRD provinsi, dan 3% DPRD kabupaten/kota," ujar Hasto usai penutupan Rakernas I PDIP di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00