• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Ternyata Makanan Ini Tak Boleh Disajikan Saat Imlek

25 January
08:27 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Hari ini adalah hari besar bagi warga Tionghoa. Dalam merayakan Tahun Baru Imlek, biasanya warga etnis Tionghoa akan berkunjung ke kediaman sanak saudara dan makan malam bersama.

Ketika itu pula akan hadir beberapa sajian wajib saat Imlek. Namun apa kalian tahu bahwa ada makanan yang tidak boleh untuk disajikan salah satunya bubur.

Diketahui pula beberapa sajian yang biasanya ada saat Imlek diantaranya kue keranjang, jeruk mandarin, rebung, hingga pindang bandeng.

Menurut salah seorang warga Tionghoa bernama Padil berpendapat bahwa bubur dan salak tidak boleh ada disajian ketika imlek.

“Saat Imlek, ada makanan yang tidak boleh ada. Seperti bubur, dan makanan yang berkulit tajam, misalnya salak,” kata Padil kepada RRI, Sabtu (25/01/2020).

Ia menjelaskan, sajian bubur sendiri memiliki makna tersendiri sehingga tidak dapat dikonsumsi saat Imlek. Bubur dianggap memiliki pengharapan yang buruk.

“Bubur itu dianggap seperti makna orang susah atau orang miskin. Bubur itu kan nasi yang sudah terlanjur menjadi bubur,” kata dia.

Selain bubur, makanan dengan kulit yang tajam pun tidak boleh dikonsumsi. Menurut Padil, kulit makanan yang tajam ini memiliki makna seperti tantangan yang mempersulit kehidupan.

Tak hanya soal sajian atau pun makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat Imlek. Dia mengatakan, adapula larangan untuk tidak membersihkan lantai di rumah saat hari pertama Imlek. Sebab, jika menyapu atau mengepel lantai dianggap membuang-buang rezeki.

"Kalau ngepel atau nyapu juga ga boleh karna itu dianggapnya buang-buang uang jadi ga boleh juga," pungkasnya. (Foto : istimewa)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00