• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pilkada 2020

Lawan PKS, PDIP dan Gerindra Bentuk Koalisi di Pilkada Depok 2020

25 January
08:13 2020
0 Votes (0)

KBRN, Depok: Partai PDI Perjuangan dan Partai Gerindra, resmi berkoalisi di pemilihan kepala daerah atau Pilkada Depok 2020. Koalisi itu dilakukan untuk mengalahkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang sudah 15 tahun menguasai pemerintahan Kota Depok.

Sebagai informasi, bahwa kedua partai politik ini, sebenarnya sudah bisa mengusung calon wali kota nya masing-masing karena mengantongi perolehan suara 20 persen di DPRD Kota Depok. Tetapi kedua partai besar nasional ini lebih memilih berkoalisi sebagai bentuk keseriusanya ingin mengganti rezim di Kota Belimbing tersebut.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Depok Ikravany Hilman mengatakan, koalisi ini sudah mendapat amanat dari kedua Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Karena pertama ada kesamaan ideologi antara PDIP dengan Gerindra.

Kemudian yang kedua, adalah kedua parpol melihat tidak ada jalan lain selain berkoalisi dalam memecahkan masalah yang ada.

"Meski masih menunggu DPP, kami di tingkat DPC menyatakan sikap untuk komitmen berkoalisi menyelesaikan masalah dan membangun Depok bersama-sama," kata Ikravani usai rapat tertutup PDIP-Gerindra di Betawi Ngumpul, Kecamatan Beji, Jumat (24/1/2020) tadi malam.

Dalam rapat antara PDIP dan Gerindra ini kata dia, ada kesepakatan bahwa Gerindra mengusulkan wali kota, sementara PDIP mengusung wakil wali kota.

Kemitmen berkoalisi ini kata dia, sudah diserahkan ke DPP dan DPD PDI-P Jawa Barat. Meskipun belum ada keputusan dari DPP, namun tidak ada penolakan DPC PDIPKota Depok berkoalisi dengan Gerindra di Pilkada Depok 2020.

"Sudah sounding dan tidak ada penolakan dari DPP PDI-P. Bahwa di DPD Provinsi kita sudah diperintahkan untuk berkolasi dengan Gerindra se-Jawa Barat," katanya.

Namun demikian, lanjut Ikravany, meskipun PDIP dan Gerindra telah menandatangani komitmen berkoalisi di pilkada Depok 2020. Kedua parpol membuka peluang bekerjasama dengan parpop lain untuk berkoalisi yang lebih besar yang sepaham ingin mengubah Kota Depok kedepan.

Ketika ditanya, siapa calon wakil walikota dari PDIP? Ikravany belum bersedia mengungkap siapa balon mereka, yang bakal diusung PDIP, sebagai Wakil Walikota Depok di Pilkada 2020 mendatang.

Masih di lokasi yang sama, Sekretaris DPC Partai Gerindra Depok Hamzah mengatakan bahwa koalisi ini sudah lama direncanakan dan kesepakatan untuk berkoalisi di Pilkada Depok diperkuat oleh DPP dan DPD Partai Gerindra.

Bahkan Ketua DPD Gerindra Jawa Barat telah menandatangani MoU untuk berkoalisi dengan PDIP di Pilkada 2020 di seluruh Jawa Barat.

"Di seluruh Jawa Barat yang melaksanakan pilkada sudah mendapat mandat dari ketua DPD kami untuk berkoalisi dengan PDIP. Baik PDIP dan Gerindra sudah clear, bahwa kami di suruh berkoalisi di Pilkada Depok 2020 ini," kata Hamzah.

Sependapat dengan Ikravany, Hamzah pun mengundang partai lain yang ingin bergabung membangun koalisi yang lebih besar. Karena inisiator KDB (koalisi Depok Bangkit) Gerindra dan PDIP itu hampir melibatkan seluruh partai.

"Kami akan ajak diskusi kembali temen-temen partai-partai lain untuk bisa bergabung juga dengan kita, untuk bisa mencurahkan pikiran dan visi-misi partainya untuk bersama-sama membangun Kota Depok ke depan," tambahnya.

Hamzah optimis, gabungan perolehan suara PDIP dan Gerindra di pileg 2019 lalu, diatas kertas bisa menang di Pilkada Depok 2020 mendatang.

  • Tentang Penulis

    Rido Lingga, S.Kom

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: lin99a@gmail.com

  • Tentang Editor

    Mosita Dwi Septiasputri

    Mositadwis@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00