• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Waspada Corona, Pemprov Jatim Instruksikan Rumah Sakit Sediakan Ruang Isolasi

23 January
11:02 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) perketat pengawasan bagi Warga Negara Asing (WNA) maupun Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru datang dari luar negeri, khususnya dari China dan Singapura.

Pemeriksaan dilakukan, menyusul merebaknya virus Corona yang ditemukan di Wuhan, China. Kemudian kasus juga ditemukan di beberapa negara, seperti Singapura dan Thailand.

Pemprov, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Jatim, berupaya untuk menyetop penyebaran virus ini, agar tidak masuk dan menyebar di Indonenesia, Jawa Timur pada khususnya.

Kepala Dinas Kesehatan, Herlin Ferliana mengatakan, pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi dari Kementerian Kesehatan, perihal pencegahan dan pengendalian penyakit ini.

"Dinas Kesehatan menyiapkan dengan berkoordinasi dengan KKP, Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk membuat Thermal Scanner itu bagi orang-orang yang masuk ke Indonesia ya. Jadi itu itu deteksi awal kita," ujarnya, Kamis (23/1/2020).

Upaya lainnya adalah, Dinkes juga menginstruksikan kepada Kabupaten Kota, kemudian seluruh Rumah Sakit, untuk segera memberikan penanganan terhadap orang atau pasien dengan gejala mirip infeksi paru paru peneumonia.

"Untuk terpikirkan juga Corona ke arah yang baru ini, apabila dia datang dari Singapura ataupun dari Cina. Jadi kita sudah harus berpikir ke arah sana," ucapnya.

Herlin menuturkan, kalau ada kecurigaan terdapat orang atau pasien terinfeksi virus Corona ini, maka rumah sakit Kelas A dan Kelas B sudah diminta untuk menyiapkan ruangan ruangan isolasi.

"Jadi nanti supaya memutus penularan, kalau kita curiga kepada orang yang kasusnya ada menuju ke arah sana (virus Corona, red) maka langsung kita isolasi," katanya.

Selain itu, pihaknya akan melanjutkan untuk melakukan surveilans atau pelacakan terhadap orang orang yang sempat dekat dengan pasien terjangkit. Sebagai upaya pencegahan tidak menular ke yang lain.

"Supaya kita bisa mengawal, tidak sampai yang tertular tadi menjadi sakit, jadi cepat-cepat kita kita lakukan penelusuran penelusuran pada orang yang diduga," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00