• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Coronavirus : 17 Orang Tewas, China Isolasi Kota Wuhan Sebagai Pusat Wabah

23 January
10:28 2020
0 Votes (0)

KBRN, Beijing : Kabar terakhir yang didapat Rabu kemarin, korban meninggal dunia akibat virus corona di China sudah mencapai 17 orang, dari sekitar 540 kasus yang terkonfirmasi.

Atas keadaan gawat darurat itu, otoritas Tiongkok menangguhkan semua transportasi keluar dari Wuhan, kota di pusat wabah virus corona mirip Sars yang misterius.

Transportasi seperti Bus kota maupun antar daerah, kereta bawah tanah, kapal feri, dan jaringan transportasi penumpang jarak jauh dari kota akan ditunda mulai Kamis (23/1/2020) pukul 10:00 waktu setempat. Demikian dilaporkan media lokal yang dilansir The Guardian.

Tidak hanya itu, bandar udara dan stasiun kereta api kota juga akan ditutup untuk penumpang yang keluar.

Pemerintah China meminta warga untuk tidak meninggalkan kota Wuhan yang berpenduduk 11 juta jiwa tersebut, kecuali ada keadaan khusus, seperti kata media pemerintah.

Korban tewas terbaru, diumumkan oleh pemerintah provinsi pusat Hubei, tempat virus itu diyakini berasal, hampir dua kali lipat total yang diperkirakan sebelumnya.

Lebih dari 570 orang yang tertular virus telah dibawa ke rumah sakit dengan keluhan kesulitan bernafas. Masih banyak lagi yang diperkirakan telah terjangkit virus dalam skala ringan, akan tetapi akan menjadi sebuah kekhawatiran karena corona menyerang sistem pernafasan manusia.

China saat ini berada di tengah-tengah krisis kesehatan masyarakat karena jenis baru coronavirus, dari keluarga virus yang memunculkan Sars. Negeri itu dalam keadaan darurat kesehatan sekarang.

Para pejabat bahkan mengatakan negara itu sekarang berada pada tahap pencegahan dan kontrol yang paling kritis, terutama saat China bersiap untuk merayakan tahun baru (Imlek) pada 25 Januari 2020 mendatang, dimana ratusan juta penduduknya akan merambah ke setiap bagian negara itu.

“Festival musim semi sudah dekat, yang secara objektif meningkatkan risiko penyebaran penyakit dan sulitnya pencegahan dan pengendalian. Kita tidak boleh gegabah, dan kita harus sangat waspada,” kata Li Bin, wakil direktur komisi.

Li Bin menuturkan juga, coronavirus itu bisa bermutasi, dan ada risiko penyebaran virus lebih lanjut. Sehingga masyarakat disarankan untuk menghindari daerah padat penduduk.

Organisasi Kesehatan Dunia menunda keputusan apakah akan mengumumkan wabah darurat kesehatan global dan meminta komite ahli tentang masalah ini untuk melanjutkan pertemuan mereka untuk hari kedua pada hari ini.

Direktur Jenderal WHO, Dr Tedros Ahanom Ghebreyesus mengatakan bahwa tindakan darurat yang diambil oleh pihak berwenang di Wuhan menunjukkan komitmen untuk meminimalkan risiko secara lokal dan Internasional.

“Apa yang mereka lakukan adalah ukuran yang sangat, sangat kuat dan dengan komitmen penuh. Kami menekankan kepada mereka bahwa dengan memiliki tindakan yang kuat tidak hanya mengendalikan wabah di negara mereka, tetapi mereka juga akan meminimalkan kemungkinan wabah ini menyebar secara internasional,” kata Ghebreyesus. (Foto: EPA/TheGuardian) 

00:00:00 / 00:00:00