• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

BNPB Jamin Calon Ibu Kota Negara Baru di Kaltim Minim Risiko Bencana

22 January
20:35 2020
0 Votes (0)

KBRN, Samarinda : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dilibatkan dalam analisa wilayah calon Ibu Kota Baru di Penajem Paser Utara dan Kutai Kartanegara, seperti yang telah ditugaskan oleh Presiden Joko Widodo. Untuk keperluan itu,  BNPB melibatkan para pakar, ahli dan peneliti untuk melakukan kajian lebih lengkap sehingga ancaman bencana dapat diminimalisir sejak dini.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, dalam penyusunan analisa yang menjadi risiko bencana, BNPB pastinya membutuhkan waktu karena hal tersebut memerlukan lintas ahli atau pakar dari segala jenis fenomena alam yang dapat berpotensi menjadi bencana. Sehingga hasil kajian dan penelitian lebih dalam dapat menjadi pedoman dalam mengambil langkah mitigasi bencananya.

“Dengan kajian yang lebih dalam maka akan lebih baik lagi bagi kita untuk menyiapkan solusinya,”kata  Doni dalam Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (22/1/2020), dalam keterangan tertulisnya. 

Sebelumnya, Kepala BNPB menyampaikan sebagian besar wilayah di Provinsi Kalimantan Timur menjadi wilayah yang minim dari ancaman bencana, akan tetapi BNPB tetap mendorong agar sinergi Pemerintah Daerah dalam mengambil langkah mitigasi yang tepat tetap dilakukan untuk menghadapi adanya potensi ancaman bencana berdasarkan hasil kajian.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo memastikan bahwa Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur merupakan wilayah yang memiliki risiko bencana paling sedikit dibanding wilayah lain di Indonesia. Wilayah yang berada paling timur di Borneo itu memiliki tingkat kerawanan paling rendah baik mulai dari ancaman bencana geologi, vulkanologi, hidrometeorologi dan jenis ancaman bencana lainnya.

Doni Monardo menyampaikan beberapa hasil kajian yang menyebutkan wilayah Kalimantan Timur memiliki potensi gempa bumi, namun di bawah magnitudo 5 yang tidak merusak dan sedikit kemungkinan memicu gelombang tsunami.

“Ada potensi gempa bumi, tapi di bawah 5,” kata Doni.

Kalimantan Timur juga merupakan provinsi yang paling sedikit terdampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dibanding wilayah lain di Kalimantan.

Menurut data BNPB sejak 2015 hingga 2019, Kalimantan Timur bahkan tidak masuk dalam 5 besar wilayah yang terdampak Karhutla seperti wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00