• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Penculikan WNI, BIN : Kelompok Militan Abu Sayyaf Unggul di Kecepatan Kapal

22 January
17:42 2020
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Guna mencegah kasus penyanderaan Warga Negara Indonesia (WNI) oleh kelompok militan Abu Sayyaf tidak terjadi berulang, Badan Intelijen Negara (BIN) mengimbau para nelayan ataupun kapal pengiriman barang mengindari jalur larangan kelompok tersebut.

"Ini menjadi persoalan, karena di sana bukan wilayah kita. Untuk itu nelayan kita menghindari saja jalur yang menjadi kebiasaan mereka untuk masuk. Apalagi mereka punya kapal cepat, sehingga kalah cepat jika beradu kecepatan dengan kapal nelayan kita," ungkap Juru Bicara BIN Wawan Hari Purwanto pada Pro3 RRI Rabu (22/1/2020).

Jika nelayan terus melanggar jalur itu, tentunya persoalan yang serupa akan terus terulang.

"Kecerobohan awak kita sendiri yang masuk jalur dalam pemetaan yang tidak boleh dilalui. Ini yang mesti ditaati, sehingga tidak melakukan pelanggaran yang berulang," sebutnya.

Wawan menyebut, kelompok Abu Sayyaf sebelum melakukan tindakan tentu terlebih dulu melakukan pengintaian secara terukur. Apakah itu melkihat kekuatan kapal ataupun yang lainnya.

"Kalau mereka lebih mengandalkan kecepatan. Melihat ada kapal yang mengambil ikan mereka akan cepat mengintai. Pengintaian ini dilakukan selama 24 jam. Mana yang melintas, mana yang bisa dilakukan penyergapan, mengukur apakah bersenjata atau tidak," imbuhnya.

Sebelumnya Wawan beraharap aparat militer Filipina melakukan langkah untuk bertindak ofensif terhadap hal itu. Sebab jika dilakukan oleh aparat Indonesia tentu akan terkendala dengan aturan dan otoritas.

"Kala kita melakukan langkah ofensif terkendala, meminta ijin otoritas di sana. Tentu saja berharap langkah ofensif itu dilakukan oleh pihak militer sana maupun pihak yang diterjunkan. Karena ini terus terulang, sehingga menjadi persoalan," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00