• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Misbakhun : Kasus Gagal Bayar Jiwasraya, Tamparan Keras Pada OJK

22 January
15:39 2020

KBRN, Jakarta : Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun mengatakan, langkah Kejaksaan Agung mengusut kasus gagal bayar PT. Asuransi Jiwasraya (Persero) merupakan tamparan keras bagi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selaku pengawas lembaga jasa keuangan non bank, kewenangan OJK mengawasi BUMN asuransi tersebut tidak efektif.

"Aparat penegak hukum terlebih dahulu turun menyelidiki kasus gagal bayar polis nasabah yang terjadi di Asuransi Jiwasraya," kata Misbakhun saat Rapat Kerja Komisi XI DPR dengan Dewan Komisioner OJK di Gedung DPR RI, Rabu (22/1/2020).

Selanjutnya politisi Mibakhun menyatakan, mengenai kewenangan OJK untuk melakukan penyidikan, ketika aparat  penegak hukum melakukan penyidikan, ini adalah tamparan paling keras kepada OJK. 

"Kenapa penyidik OJK bukan menyerahkan kepada pihak penegak hukum? Kenapa aparat penegak hukum yang pertama kali melakukan, bukan penyidik OJK yang melakukan, ketika ada kasus ini?" kata politisi Partai Golkar itu bertanya.

Dia pun mengingatkan, kasus yang dihadapi Jiwasraya merupakan permasalahan serius. Kemudian, dirinya menyesalkan peran dan fungsi tugas OJK, dalam mengawasi perusahaan asuransi plat merah tersebut. 

Karena itu, Misbakhun berharap nantinya DPR bersama OJK bisa memberikan solusi, agar penguatan pengawasan bisa lebih ditingkatkan kedepannya.

"Pertama kali di ruangan ini kita mendengar ada perusahaan yang sedang bermasalahan dalam permasalahan yang dihadapi oleh OJK. Pertama kali, saya lima tahun di komisi XI dan saya ikuti setiap rapat dengan OJK. Mari kita cari solusi bersama, bagaimana penguatan OJK, bagaimana kemudian pengawasan ini bisa melingkupi segala hal itu," pungkasnya.

00:00:00 / 00:00:00