• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Eks Barito Putra Resmi Perkuat PSMS di Liga 2 Musim 2020

22 January
14:12 2020
0 Votes (0)

KBRN, Medan : Manajemen PSMS Medan terus melakukan perburuan pemain jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2020. Usai Setelah pekan lalu resmi mengontrak 13 pemain, PSMS kembali kedatangan pemain eks Liga 1 Indonesia, Muhammad Rifki yang musim 2019 memperkuat Barito Putra.

Rifki secara resmi menandatangani kontrak dengan manajemen di Sekretariat PSMS di Kebun Bunga, Selasa (21/1/2020) sore. Pemain asal Sumatera Utara (Sumut) menjadi pemain ke-21 yang sah menjadi skaud ayam kinantan musim ini.

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang mengatakan Rifki merupakan satu dari beberapa pemain yang sudah diincar sejak lama. M Rifki merupakan salah satu center back yang juga mampu beroperasi di posisi yang lain.

“Kami sangat berterima kasih dan sangat respek salah satu pemain buruan kami, kebetulan dia putra daerah juga. Tapi bukan hanya karena beliau putra daerahnya tapi karena profesionalisme beliau. Beliau multi fungsi dan merupakan pemain yang diinginkan pelatih,” ujar Mulyadi yang mendampingi Rifki.

Bergabungnya Rifki ke skuad PSMS merupakan kabar baik, karena karena pada saat yang sama ada banyak klub yang juga menginginkan tenaganya, baik klub liga 1 maupun liga 2.

“Kami senang atas bergabungnya beliau, PSMS tahun 2020 targetnya ke Liga 1. Mudah-mudahan dengan bergabungnya M Rifki, pemain incaran lain bisa lebih yakin dan percaya dengan PSMS bahwa tahun ini PSMS berburu target ke LIiga 1,” ungkapnya.

Target manajemen sejatinya ingin menambah lima atau enam pemain eks Liga 1. Namun, diakui Muliyadi mendapatkan pemain pengalaman di kompetisi tertinggi liga Indonesia itu tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan.

“Tentu dari awal kami ingin PSMS lima atau enam orang pemainnya diatas rata-rata atau secara fakta ingin diperkuat pemain Liga 1, yang punya pengalaman. Namun, ternyata memang di dalam berburu pemain tidak semudah membalikkan telapak tangan,” jelasnya.

“Saya akui saya orang baru, jadi pemain ragu dalam bernego tetapi dengan M Rifki mungkin nego gencarnya ini bisa dikatakan dua minggu terakhir. Tapi kalau keinginan itu sudah ada sejak kita diperintahkan pembina Pak Edy Rahmayadi dan ketua umum Pak Kodrat Shah meminta untuk PSMS berbenah, bidikan kami memang M Rifki,” bebernya.

Muliyadi mengatakan bahkan sempat khawatir Rifki tidak datang, karena banyak tawaran muncul dari sejumlah klub liga 1 maupun liga 2. Beruntung dengan langkah cepat manajemen, PSMS mendapat tenaga Rifki.

“Menjelang beliau datang saya enggak bisa tidur, karena jujur saja pemain incaran banyak diminati klub-klub yang rencana memanggil beliau. Alhamdulillah, patut saya respek secara pribadi. Mungkin secara budget klub-klub (yang meminati Rifki) pasti di atas kita. Tapi sepak bola tidak memulu soal materi, jadi faktor kenyamanan, dan mungkin karena M Rifki juga belum pernah membela PSMS,” pungkasnya.

Sementara itu, Rifki mengakui sangat antusias bisa berkostum PSMS meski banyak klub lain yang menawarnya. “Memang benar banyak yang menghubungi, tapi saya pertama kali dihubungi Pak Mul (Mulayadi, manajer PSMS), saya sangat antusias. Karena ini pertama kalinya saya dihubungi sama manajemen PSMS,” ujarnya usai tanda tangan kontrak di Mes PSMS, Selasa (21/1/2020).

Diakui Pemain kelahiran 1993 ini memang ada keinginannya ingin memperkuat PSMS, sehingga begitu ditawarkan ke Medan, dia langsung minta ketegasan manajemen. “Kalau dibilang lebih mementingkan PSMS ada juga, terakhir saya memang mendesak serius atau tidak. Saya tidak mau diulur atau menunggu. Saya minta kepastian. Ada juga tim Liga 2 dan Liga 1 yang mendesak saya,” jelasnya.

Dia menjelaskan memilih PSMS bukan karena materi, apalagi dia sempat mendengar riak menyerang PSMS saat menjalani turnamen Edy Rahmayadi Cup. Dimana, suporter apatis dengan PSMS yang hanya menjadi juru kunci dari empat tim peserta.

“Apalagi dari turnamen terakhir, banyak yang tanya kenapa (saya pilih) PSMS. Saya akan kerja keras di sini, saya enggak bisa dengarkan semua orang, saya dengar satu dua orang saja. Kalau orang bilang ini langkah mundur (dari perkuat klub Liga 1 ke Liga 2), saya ambil langkah ini untuk dua langkah maju ke depan,” lanjutnya.

“Jadi saya enggak tahu juga, saya bilang begini kemudian PSMS pasti naik ke Liga 1. Mustahil juga kerja sendiri, setelah ini saya tanda tangan kontrak sama seperti pemain PSMS lainnya. Tidak ada lagi pemain eks Liga 1, saya sekarang pemain PSMS,” ungkapnya.

Rifki pun mengatakan meski beda Liga 1 dengan Liga 2 dia tak mempermasalahkanya.

“Ini pengalaman pertama saya di PSMS. Pasti beda Liga 1 dengan Liga 2, tapi yang paling saya rasakan Liga 1 ada pemain asing, dan Liga 2 tidak ada, selebihnya sama saja,” tutup pemain berposisi center back ini.

Dengan bergabungnya Rifki, maka kini total sudah ada 21 pemain yang resmi berkostum tim PSMS. Ini berarti PSMS masih membutuhkan 5 pemain tambahan untuk melengkapi 26 pemain rekrutan PSMS untuk berkompetisi di liga 2 musim ini.

  • Tentang Penulis

    Joko SA

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Mosita Dwi Septiasputri

    Mositadwis@gmail.com

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00