• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Sisihkan Uang Hasil Kerja, Pesulap dan Badut Hibur Pengungsi Bencana Lebak

19 January
17:36 2020
2 Votes (5)

KBRN, Subang : Sejumlah Seniman Sulap dan Badut dari Sanggar Kabut Salju Subang di bawah binaan Raja Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, menyambangi para korban bencana Lebak, Serang, Banten.

Para Seniman Sulap dan Badut asal Subang itu, menghibur para korban bencana, dengan berbagai perform dan atraksi di tempat pengungsian, termasuk memberikan bantuan untuk para korban dan bagi masjid setempat. 

Pemilik Sanggar Sulap dan Badut Kabut Salju Subang, Agus Firmansyah mengatakan, kehadirannya bersama rombongan di lokasi bencana Lebak Banten, sebagai wujud rasa kepedulian terhadap sesama, dan ada yang lebih penting lagi yaitu trauma healing, agar secara psikologis korban bisa secepatnya pulih, terutama bagi anak-anak. Dan juga diinstruksikan oleh Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi, supaya kegiatan ini menjadi wadah berbagi kepada sesama.

"Kami menghibur para korban, dimana para seniman sulap perform dengan keahlian mereka. Sedangkan badut perform melucu, dan menampilkan berbagai atraksi, serta kemampuan yang ada untuk para korban. Alhamdulillah kami mendapat sambutan positif dari berbagai pihak," ujar Agus kepada wartawan di Subang, Minggu (19/1/2020).

Selama 3 hari di daerah bencana kata Agus, mulai dari Kamis (16/1/2020) hingga Sabtu (18/1/2020) kemarin, para seniman sulap dan badut Kabut Salju Subang tidak hanya menghibur para korban, tetapi juga memberikan bantuan berupa uang untuk para anak yatim piatu, serta menyumbang material untuk perbaikan masjid. 

"Donasi dan bantuan yang kemarin kami berikan kepada para korban bencana di Lebak Banten itu tidak seberapa nilainya, namun apa yang kami lakukan, semata-mata hanya untuk meringankan beban para korban bencana," tegasnya.

Lebih lanjut Agus menyatakan, donasi dan bantuan mereka adalah hasil jerih payah dari ngamen, dan job perform para seniman sulap dan badut Kabut Salju di beberapa tempat.

"Apa yang kami hasilkan dari setiap ngamen dan perform di acara ulang tahun, atau acara seremonial lainnya, kami sisihkan sedikit demi sedikit, tujuannya untuk membantu para korban bencana dimanapun. Kami ingin selalu terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut," jelas Agus.

Agus berharap, apa yang sudah dilakukannya itu, mendapatkan berkah dari Allah SWT, agar Sanggar Kabut Salju, selalu diberikan job yang besar ke depannya, sehingga dapat membantu orang lain. Jadi tidak hanya korban bencana, tetapi juga bagi para penderita penyakit aneh, serta orang-orang yang membutuhkan bantuan sosial lainnya.

"Mudah-mudahan saja apa yang sudah kami lakukan ini, Kabut Salju tetap konsisten dalam membantu masyarakat, sesuai amanat Raja LAK Galuh Pakuan Rahyang Mandalajati Evi Silviadi selaku pembina Sanggar Kabut Salju Subang," pungkas Agus.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00