• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Produksi Menurun, Harga Cabai di Jatim Naik

18 January
15:03 2020
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Harga cabai rawit di pasaran mengalami kenaikan hingga Rp 5000 per kilogram. Dari harga Rp 63 ribu pada Jumat kemarin (17/1/2020) menjadi lebih dari Rp 68 ribu pada hari ini, Sabtu (18/1/2020).

Disela pantauannya saat sidak harga bahan pokok di Pasar Tanggulangin, Sidoarjo, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengaku, stok cabai mengalami penurunan setiap awal musim hujan.

"Cabai memang Setiap awal musim hujan ada banjir di beberapa titik, selalu ada kelangkaan cabe, jadi saya rasa ini sifatnya adalah karena situasi alam," ujarnya.

Namun, Khofifah masih menganggap wajar, karena kelangkaan hanya tèrjadi diawal musim hujan, sehingga ada penurunan produksi. Menurutnya, kenaikan harga tidak akan bertahan lama, karena dari segi luasan lahan, dinilainya mencukupi.

"Tapi secara luasan lahan Jawa Timur ini lebih dari kebutuhan," ungkapnya.

Di Jawa Timur, kata Khofifah, lahan untuk pertanian cabai sekitar 5000 hektar. Menurutnya, panen yang dihasilkan dari lahan seluas itu, jauh di atas kebutuhan sendiri.

"Kita masih suplai sebetulnya ke Provinsi-Provinsi yang lain," tuturnya.

Dengan perkiraan atau prediksi BMKG perihal curah hujan di Jawa Timur yang masih cukup tinggi, Khofifah berharap tidak berpengaruh penurunan signifikant terhadap produksi cabai.

"Mudah-mudahan tidak begitu signifikan untuk mempengaruhi penurunan dari Produksi cabai di Jawa Timur," tandasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00